Grid.ID – Pasangan muda Adiba Khanza dan pesepak bola Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, tengah menikmati peran baru mereka sebagai orang tua. Begitu pun dengan keluarga besar mereka yang juga merasakan kebahagiaan.
Seperti yang diketahui, Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri resmi menikah pada Desember 2023. Kebahagiaan pernikahan mereka kian lengkap dengan kehadiran putri pertama yang diberi nama Elara Maha Kalila pada 12 Desember 2025.
Namun, ada hal menarik yang sempat mengundang rasa penasaran publik setelah kelahiran Baby Elara. Pasangan ini sempat memilih untuk tidak membagikan foto wajah sang putri di media sosial selama beberapa bulan pertama sejak kelahirannya.
Adapun keputusan menyembunyikan wajah sang buah hati tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan permintaan khusus dari sang nenek, Umi Pipik.
Istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori tersebut secara terbuka mengakui bahwa dirinyalah yang meminta Adiba dan Egy untuk menahan diri tidak mempublikasikan wajah Elara ke ranah publik terlebih dahulu.
"Iya, karena memang saya yang meminta untuk tidak di-publish dulu," kata Umi Pipik saat ditemui di kawasan BSD, Kabupaten Tangerang, belum lama ini.
Bukan sekadar proteksi biasa, Umi Pipik menjelaskan adanya alasan spiritual yang kuat di balik keputusannya tersebut. Menurutnya, bayi yang baru lahir sangat sensitif terhadap pengaruh energi negatif dari pandangan mata orang lain, atau yang dikenal dalam ajaran Islam sebagai penyakit Ain.
"Karena kan kalau bayi itu kan rentan banget kena ain ya," jelas Umi Pipik
Penyakit Ain sendiri merupakan gangguan non-medis yang ditimbulkan oleh pandangan mata orang lain yang disertai dengan rasa iri, dengki, atau bahkan rasa kagum yang berlebihan tanpa mengingat Allah. Dampak nyata dari penyakit ini dipercaya dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikis sang bayi secara mendadak.
Umi Pipik pun menceritakan salah satu indikasi atau gejala yang kerap terjadi apabila seorang bayi terkena penyakit ain ini.
"Karena kalau bayi kena ain itu dia kan rewel tiap malamnya," tambahnya.
"Dalam Islam memang apa namanya, ain itu ada kan gitu. Jangankan bayi, kita aja bisa loh kena ain gitu," imbuh Umi Pipik.
Kini, setelah Baby Elara memasuki usia 6 bulan dan sudah mulai mengonsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI), barulah Adiba dan Egy diizinkan untuk membagikan momen kebersamaan bersama sang putri tercinta. Kendati demikian, Umi Pipik tetap memberikan batasan agar tidak terlalu sering memamerkan sang cucu di media sosial.
"Pas usianya 6 bulan, udah mpasi, ya udah. Akhirnya izin dulu boleh nggak, boleh. Tapi jangan terlalu sering-sering lah gitu," pungkas Umi Pipik. (*)
Artikel Asli




