Yamal Akui Messi Terbaik Sepanjang Sejarah, namun Neymar Jadi Idola dalam Perjalanan Kariernya

harianfajar
9 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemain Timnas Spanyol Lamine Yamal mengakui bahwa Lionel Messi adalah pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Namun bagi bintang muda Barcelona tersebut, Messi bukan idolanya.

Neymar mengungkapkan sosok yang paling menginspirasinya dalam karier adalah Neymar. Pernyataan ini memicu perdebatan baru di kalangan penggemar sepak bola mengenai warisan para legenda dunia.

Pemain muda tersebut tidak ragu menilai Messi sebagai figur yang tak tergantikan dalam sejarah sepak bola. Ia menilai konsistensi sang legenda dalam setiap pertandingan menjadi bukti nyata statusnya.

“Saya pikir di setiap pertandingan Messi menunjukkan bahwa dia adalah pemain terbaik dalam sejarah,” jelas Yamal.

“Jika seseorang masih memiliki keraguan, itu karena mereka memang mencarinya; tidak ada lagi yang perlu dikatakan. Bagi saya, dia adalah yang terbaik,” tambahnya dengan tegas.

Neymar Jadi Figur Inspiratif

Meski mengakui kehebatan Messi, Yamal memberikan jawaban berbeda ketika ditanya mengenai sosok yang menjadi panutannya. Ia memilih Neymar sebagai idola utama yang memengaruhi gaya bermainnya, terutama dalam hal menggiring bola, kelincahan, dan keberanian menghadapi lawan.

“Jelas, idola saya adalah Neymar karena saya suka melihat cara dia bermain, tetapi Messi adalah yang terbaik, dan tidak ada perdebatan mengenai hal itu,” beber Yamal saat ditemui.

Fokus Pemulihan Fisik

Dalam persiapan menghadapi laga Spanyol melawan Arab Saudi di Piala Dunia 2026, Yamal menegaskan pentingnya proses pemulihan fisik yang bertahap setelah sempat mengalami cedera. Ia mengaku belum siap bermain penuh selama 90 menit dan memilih menyesuaikan diri dengan kondisi fisiknya terlebih dahulu.

“Saya pikir ini masih terlalu cepat, itu tidak perlu. Saya memiliki proses adaptasi terlebih dahulu,” kata Yamal.

“Saya rasa ini bukan waktu yang tepat untuk bermain satu pertandingan penuh, tetapi saya bisa memainkan menit yang diberikan pelatih,” jelasnya.

Ambisi Menghadapi Tim Terbaik di Piala Dunia

Yamal juga menegaskan bahwa Spanyol tidak akan menghindari lawan berat di fase gugur Piala Dunia, bahkan menyambut kemungkinan bertemu Argentina di babak 16 besar. Menurutnya, menghadapi tantangan terbesar adalah bagian penting dalam perjalanan meraih gelar juara.

“Kami adalah Spanyol dan kami ingin bermain melawan yang terbaik,” kata Yamal. “Gaya bermain saya berbeda, dan saya fokus untuk menikmati dan menang. Saya tidak ingin mencetak 16 gol dan tersingkir di semifinal. Itu bukan yang saya cari,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kacau Jelang Laga Hidup-Mati Piala Dunia 2026, Senegal Diterpa Krisis Bonus hingga Kontrak Pelatih
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Pelatih Jepang ungkap kunci kemenangan 4-0 atas Tunisia
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Kronologi Suami di Semarang Tusuk Istrinya Saat Ambil Rapor Anak, Polisi Ungkap Motifnya
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Daftar PLTU yang Sempat Alami Masalah Pasokan Batu Bara di Jawa
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Baby Preneur Aceh, Ada 62 Adegan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.