JAKARTA, DISWAY.ID – Kabar Perdana Menteri Inggris Keir Starmer akan mengundurkan diri menghebohkan media Inggris setelah kalah dipersaingan internal partai.
Disebutkan bahwa Keir Starmer akan mengundurkan diri pada Senin 22 Juni mendatang.
Meskipun demikian pihak pemerintahan Inggris menyampaikan jika Keir Starmer masih akan tetap fokus pada pekerjaannya dan tidak menyinggung terkait rencana pengunduran diri ini.
BACA JUGA:Perdana Menteri Inggris Sebut yang Teriakan From the River to The Sea Palestine Will be Free adalah Idiot: Mereka Tak Tahu Apa yang Dikatakan
Kabar pengunduran diri ini mencuat setelah Andy Burnham memenangkan kursi di parlemen pada Jumat 19 Juni lalu.
Dengan kemenangan ini, tokoh-tokoh senior Partai Buruh mengharapkan pernyataan yang jelas tentang masa depannya paling cepat pada hari Senin.
Sedangkan Starmer sempat menyampaikan jika dirinya akan melawan setiap tantangan terhadap posisinya dan mendesak Partai Buruh untuk tidak saling menghancurkan diri sendiri dengan pertikaian internal.
"Jika ada pemilihan, maka saya akan maju, saya akan mencalonkan diri. Saya sudah berulang kali mengatakan, saya tidak akan mundur dari itu," katanya di London setelah Andy Burnham terpilih sebagai anggota parlemen di daerah pemilihan di barat laut Inggris.
BACA JUGA:Nama Boris Johnson Kembali Mencuat Setelah Perdana Menteri Inggris Liz Truss Mengundurkan Diri
Lebih dari 100 anggota parlemen terpilih di partainya sekitar seperempat dari semua perwakilan Partai Buruh di Dewan Perwakilan Rakyat secara terbuka mengatakan mereka ingin Starmer mengundurkan diri atau menetapkan jadwal untuk pengunduran dirinya.
Berbagai media Inggris menyampaikan jika Starmer telah menyatakan jika dirinya tidak dapat mempertahankan posisinya setelah berbicara dengan para menteri kabinet, penasihat, donatur, dan pemimpin serikat pekerja.
Disebutkan juga jika Starmer tengah membahas masalah ini dengan istrinya di Chequers sebelum membuat keputusan akhir.
BACA JUGA:Donald Trump Sindir Starmer Soal Bantuan Kapal Induk Inggris di Timur Tengah: Kami Gak Butuh!
Pengunduran diri dari Perdana Menteri Inggris bukanlah kali pertama, di mana sebelumnya Rishi Sunak mengundurkan diri dan menyerahkan jabatannya setelah kekalahan pemilu pada 5 Juli 2024 lalu.
Bahkan pada 2022 lalu, adalah Liz Truss menjadi Perdana Menteri dengan jabatan tersingkat yang hanya 45 hari atau sekitar 6 minggu saja setelah menggantikan posisi Boris Johnson yang juga mengundurkan diri.
- 1
- 2
- »





