Dunia musik dan film seringkali bersinggungan, tetapi inspirasi yang didapatkan Edy Khemod untuk film panjang perdananya, Operasi Pesta Copet, tergolong sangat unik dan tak terduga.
Sutradara yang juga dikenal sebagai drummer band Seringai ini mengungkap, ide cerita berakar dari kejadian yang ia temui saat sedang tur bersama bandnya.
"Inspirasinya karena sering terjadi copet di konser Seringai. Ada satu konser di Solo, kami menemukan ada 4 orang copet di Solo, mereka pergi dari Jakarta ke Solo, memang untuk mencopet di konser Seringai. Ini fenomena sosial yang menarik," kenang Edy Khemod di Melawai, Jakarta Selatan.
Baginya, ada banyak pertanyaan yang muncul saat melihat fenomena ini. Hal itu yang kemudian ia tuangkan dalam naskah film yang diproduksi oleh Imajinari.
"Jadi banyak pertanyaan apakah mereka anak musik yang butuh uang, atau mereka copet jalanan yang belajar skena musik. Mereka moshing atau band, atau genre juga? Jadi menarik ceritanya. Gue merasa jadi bisa membahas musik Indonesia tapi dari sudut pandang beda, fenomena sosiologi di Indonesia, yaitu copet," papar Edy Khemod.
Sebagai debut film panjang, Khemod merasa beruntung bisa bekerja sama dengan Imajinari dan produser seperti Ernest Prakasa. Baginya, lingkungan kerja yang suportif membuatnya bisa bereksplorasi.
"Dari penulisan, angle cerita, suara gue sebagai sutradara, termasuk juga soal judul. Judul ini, kami pengin fokusnya soal copetnya, fenomena sosialnya, lebih ke individunya," ucap Khemod.
Ia ingin penonton nantinya bisa melihat sisi manusiawi dari para karakter yang mungkin selama ini hanya dianggap sebagai pengganggu di keramaian. Sebagai produser, Ernest dan pihak Imajinari terkesan dengan kejujuran yang ditawarkan Edy Khemod.
"Itu menarik buat kami sebagai Imajinari. Gue titip satu pesan aja, gue ingin yang mencopet itu aktornya, bukan editornya. Tolong bikin aktornya itu benar-benar bisa mencopet," ungkap Ernest.
Film Operasi Pesta Copet diperkuat oleh jajaran aktor ternama seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, hingga vokalis Sisitipsi, Fauzan Lubis. Film ini akan menjadi salah satu tontonan yang paling dinanti pada 27 Agustus 2026 mendatang.





