Respons Tegas Atalia Praratya soal Kasus Dugaan Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Dorong Sikap Peduli terhadap Lingkungan

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Atalia Praratya menyoroti kabar viral di medsos. Kabar tersebut soal kasus dugaan penyekapan di Bandung memakan satu korban.

Kronologi Tragis YTT Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis
Sumber :
  • Ist

Atalia Praratya sebagai DPRD Bandung mendorong adanya tindak lanjut dan penyelidikan mendalam, kepada kasus dugaan penyekapan di Bandung itu. Ia melihat korban dengan kondisi yang memperhatinkan.

Dalam unggahannya, mantan istri Ridwan Kamil tersebut menyebutkan korban dari kasus dugaan penyekapan di Bandung ini seperti mengalami penganiayaan yang cukup sadis. Pasalnya kondisinya menyayat hati.

Dia mengatakan korban berinisial YTT (29) atau YTR tersebut sempat menghilang selama 3 tahun lamanya. Kemudian ditemuka dengan kondisi terluka parah di bagian kepala dan wajah.

Korban YTT diketahui berasal dari Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sementara terduga pelaku sampai saat ini masih diburu Polda Jabar.

"Bukan tiga hari.Bukan tiga minggu.Bukan tiga bulan.Tiga tahun seorang perempuan diduga hidup dalam penyekapan dan penderitaan," katanya dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (21/6).

Atalia Praratya Soroti kasus dugaan penyekapan di Bandung
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /YouTube najwa shihab/Instagram atalia

"Kepala penuh luka dan nanah, wajah hancur, bibir hilang, mata buta, sekujur tubuh penuh sundutan rokok, kaki dibacok," pesan Atalia yang mengejutkan publik. 

Sehubungan dengan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut, Ibu 2 anak itu juga mempertanyakan bahwa kita harus hidup saling peduli.

Pasalnya, korban dinyatakan hilang selama 3 tahun. Diduga mendekam selama itu di Kosnya di kawasan tempat bekerja di kawasan Pasteur ini mempertanyakan, apakah tidak ada kejanggalan.

"Yang membuat miris,Kemana kita semua selama tiga tahun itu?. orang-orang yang mungkin melihat sesuatu yang janggal, apakah benar tidak ada satu pun tanda yang terlihat?," tegas anggota Dewan tersebut. 

"Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan sekadar menyapa tetangga atau bertegur sapa. Terkadang, satu pertanyaan sederhana, satu bentuk perhatian kecil, bisa menjadi jalan penyelamat bagi seseorang yang sedang berada dalam situasi berbahaya," ucap Atalia Praratya.

Dengan begitu, Atalia mengajak warganet untuk menyebarkan informasi terkait. Jika melihat terduga pelaku langsung hubungi pihak berwajib.

"Terduga pelaku belum ditemukan. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Mengenali Orang Bermental Kuat dari Cara Menikmati Weekend
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemprov DKI tata koridor Rasuna Said untuk tingkatkan konektivitas
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Andre Rosiade Saksikan Rekor MURI Ketan Talam Durian 1 KM di HUT Pekanbaru
• 3 jam laludetik.com
thumb
FKBI Dorong Pertamina Perkuat Pelayanan Publik dan Transisi Energi Bersih Usai Masuk Fortune Southeast Asia 500
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Respons Gibran soal Roy Suryo Ditahan Polisi di Kasus Ijazah Jokowi
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.