Pemadaman Listrik Bergilir, Omzet Pemangkas Rambut di Bandung Menurun | KOMPAS SIANG

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, KOMPAS.TV - Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah berdampak pada para penjual ikan hias.

Keterbatasan pasokan listrik membuat sejumlah ikan mati karena sistem filtrasi tidak dapat berfungsi.

Akibat pemadaman listrik bergilir, penjual ikan hias merugi.

Selama listrik padam, gelembung dan filter air tidak beroperasi sehingga pasokan oksigen di dalam akuarium berkurang.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah ikan mati dan menurunkan kualitas ikan yang dijual.

Para pedagang berharap pasokan listrik dapat kembali stabil agar kerugian tidak semakin bertambah.

Pemadaman listrik bergilir juga berdampak pada usaha pangkas rambut.

Aktivitas pelayanan kepada pelanggan menjadi terhambat karena sebagian besar peralatan mengandalkan pasokan listrik.

Akibatnya, pelayanan kepada pelanggan terpaksa dihentikan sementara atau mengalami keterlambatan.

Kondisi ini tidak hanya mengurangi pendapatan pelaku usaha, tetapi juga sempat menyebabkan sejumlah pelanggan memilih menunda layanan potong rambut hingga pasokan listrik kembali normal.

Untuk informasi terkini terkait pemadaman listrik di Bandung, kita bergabung dengan jurnalis KompasTV Mita Handayani dan juru kamera Reza Pratama.

 

Penulis : Aisha-Amalia-Putri

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pemadaman listrik
  • bandung
  • pangkas rambut
  • pln
  • ikan hias
  • listik mati
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramai Modus Penipuan Pakai Gmail, Google Kasih Peringatan Ini
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pertamina Berkah, Tebar Kebahagiaan untuk 17.300 Anak Yatim dan Dhuafa di Seluruh Indonesia
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Paria Kambu dan Pertanyaan tentang Kekayaan yang Belum Kita Rawat
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Lumat Swedia 5-1, Duet Brobbey-Gakpo Samai Rekor Legendaris Robben-Van Persie di Piala Dunia
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
PPIH: Haji asal Aceh meninggal di Tanah Suci bertambah jadi 15 orang
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.