Los Angeles Mendadak Tetapkan Status Darurat, Ada Apa?

cnbcindonesia.com
9 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kepulan asap besar terlihat dari kebakaran gudang di Los Angeles, Kamis (18/6/2026). (via Reuters TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kota Los Angeles, Amerika Serikat, menetapkan status darurat setelah kebakaran besar yang melanda sebuah gudang penyimpanan makanan beku terus berkobar selama beberapa hari dan menyelimuti kota dengan asap hitam pekat berbau menyengat.

Wali Kota Los Angeles, Karen Bass mengatakan, kebakaran tersebut merupakan insiden besar yang melibatkan berbagai lembaga dan yurisdiksi.

"Ini adalah insiden besar yang melibatkan banyak yurisdiksi," kata Bass dalam sebuah pernyataan dikutip dari Channel News Asia, Minggu (21/6/2026).


Baca: Chaos! Krisis Ekonomi Memburuk, Presiden Tetapkan Darurat Nasional

Ia menekankan, penetapan status darurat dilakukan untuk memastikan pemerintah kota memiliki sumber daya yang cukup guna menangani situasi tersebut.

Kebakaran pertama kali terjadi pada Rabu sore di sebuah gudang makanan beku seluas sekitar 46.400 meter persegi atau setara 500.000 kaki persegi. Proses pemadaman menjadi lebih rumit karena adanya material isolasi busa yang terbakar, dugaan kebocoran amonia, serta panel surya yang meleleh akibat panas.

Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles menyebut bau asap kini telah menyebar ke sebagian besar wilayah kota.

"Bau asap telah mencapai sebagian besar kota dan kami mendorong masyarakat untuk membatasi paparan sesedikit mungkin," tulis dinas pemadam kebakaran dalam unggahan di media sosial.

Meski api berhasil dikendalikan agar tidak menyebar keluar gudang, kobaran masih terus berlangsung. Asap yang dihasilkan disebut memiliki aroma mirip plastik yang terbakar.

Baca: Mau Selesai di Iran, Trump Siap "Panaskan" Perundingan di Perang Ini

Pada awal kejadian, warga di sekitar kawasan Boyle Heights, Los Angeles Timur, diminta tetap berada di dalam rumah, menutup jendela, dan menghindari menghirup udara luar. Pemerintah juga membuka pusat bantuan yang beroperasi 24 jam bagi warga yang tidak dapat menghindari paparan asap.

Namun, otoritas kemudian mencabut imbauan tersebut setelah menyatakan asap yang muncul tidak bersifat beracun dan tidak berbeda dengan asap dari kebakaran bangunan pada umumnya.

Meski demikian, otoritas kualitas udara tetap mengeluarkan peringatan agar masyarakat di wilayah terdampak mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Anggota Dewan Kota Los Angeles, Ysabel Jurado, menyuarakan kekhawatiran terkait dampak kesehatan jangka panjang bagi warga Boyle Heights.

"Warga telah mengalami berhari-hari paparan asap, perintah berlindung di tempat, gangguan terhadap aktivitas sehari-hari, dan masih banyak pertanyaan mengenai dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan mereka," ujar Jurado dalam pernyataannya.

Hingga Sabtu waktu setempat, petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di gudang tersebut.

 


(luc/luc) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Mendagri Minta Kepala Daerah Beri Insentif Fiskal Untuk EV

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aliran Dana Asing ke Aset Rupiah Capai Rp35,9 Triliun, Terbesar Sepanjang 2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Tragis YTT: Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Gisella Anastasia dan Kenny Austin Beradu Peran di Sinetron Tobat Jatuh Cinta
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Rumah di Pati Hangus Terbakar, Anak Pemilik Diduga Jadi Pelaku | BORGOL
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Potret 2 Kereta Barang "Adu Banteng" dan Jatuh dari Jembatan
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.