Pengemudi ojek online (ojol) Sulis Agung Wibowo belakangan menjadi sorotan setelah videonya memanjat truk Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Sulis tampak memohon agar sepeda motornya yang diangkut petugas saat penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, dikembalikan.
Di balik aksi nekat itu, Sulis mengaku semua terjadi secara spontan. Saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (20/6), Sulis menceritakan peristiwa yang dialaminya.
Menurut Sulis, kejadian itu bermula saat dirinya mengambil orderan makanan pertama pada Rabu (17/6) pagi.
“Ya itu kejadiannya pas hari Rabu ya, pas hari Rabu kurang lebih jam setengah 10, jam 10 gitu. Jadi pada saat itu memang saya dapat orderan, terus saya ngambil orderan itu,” kata Sulis.
Ia menjelaskan, saat itu dirinya berhenti sejenak di depan kawasan J-Town, Jatinegara untuk mengambil orderan pesanan online. Namun, belum sampai lima menit, petugas gabungan Dishub datang melakukan penertiban parkir liar.
“Dan memang kebetulan motor saya yang pertama kali diangkut gitu. Paling depan di mobil truk gitu karena memang adanya di situ motor saya,” ujarnya.
Sulis mengaku langsung panik ketika melihat motornya diangkut. Pasalnya, kendaraan tersebut merupakan alat utama untuk mencari nafkah bagi keluarganya.
“Spontan, panik gitu. Jadi karena saya itu dari rumah berangkat meninggalkan beras 1 liter, telur seperempat ke istri saya gitu. Anak saya 4. Dan saat itu memang lagi butuh banyak-banyaknya biaya,” ucapnya.
Kepanikan itu membuat Sulis refleks memanjat truk Dishub dan memohon agar motornya tidak dibawa. Ia khawatir pekerjaannya terganggu dan akun Grab miliknya bermasalah apabila pesanan pelanggan dibatalkan.
“Jadi itu sangat spontan sekali gitu. Bukan saya bagaimana ya sebenernya memang itulah kondisi saat itu saya harus harus memperjuangkan hak saya gitu,” kata dia.
Meski sempat memanjat truk, Sulis akhirnya mengikuti petugas ke Kantor Dishub Jakarta Timur. Di sana, ia membuat surat pernyataan sebelum akhirnya motornya dikembalikan pada hari yang sama.
Di tengah proses tersebut, Sulis tetap berusaha menyelesaikan pesanan pelanggan yang sedang dibawanya. Ia bahkan tetap membawa pesanan makanan itu hingga ke kantor Dishub.
“Sampai saya bawa sampai ke kantor sana juga saya bawa karena ini kan tanggung jawab saya seorang driver online ya,” tuturnya.
Kini, Sulis mengaku kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi dirinya.
“Dan memang itu juga buat pelajaran saya juga buat pelajaran kalau parkir sembarang memang gak diperbolehkan ya,” tutupnya.
Sebelumnya, aksi Sulis ramai diperbincangkan di media sosial dan pemberitaan. Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur juga sempat mendatangi rumahnya untuk menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang muncul terkait penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara.




