Pramono Pastikan Pembangunan Jembatan Donat Dukuh Atas Tak Geser Patung Jenderal Sudirman

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan jembatan berbentuk cincin donat atau pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas, tidak akan memindahkan patung Jenderal Sudirman. 

Sebagaimana rencana pemerintah sebelumnya, disebut bahwa pembangunan jembatan ini perlu memindahkan patung yang telah berdiri sejak 2003 silam. 

Pramono mengaku, pindah atau tidaknya patung Jenderal Sudirman menjadi pertimbangan yang cukup panjang dan penting. 

"Setelah kami merenungkan berhari-hari, patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini, jadi tidak akan kami geser, supaya tidak menjadi polemik," ujarnya dalam Pencanangan Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Minggu (21/6/2026). 

Pedestrian deck disebut sebagai upaya untuk mewujudkan mobilitas berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur pejalan kaki yang terpadu dan dinamis di Kawasan Dukuh Atas, dimana saat ini kegiatan transit antarmoda masih belum optimal.

Fasilitas ini juga akan mendekatkan dan meningkatkan kenyamanan aksesibilitas 4 kuadran dan transportasi publik yang dipisahkan oleh Jl Sudirman dan Sungai Ciliwung dengan dilengkapi lift dan eskalator. 

Baca Juga

  • Pramono Groundbreaking Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas, Target Rampung 2028
  • Pramono Pastikan Tidak Semua Rute Transjabodetabek Naik Tarif
  • Pramono Tegaskan Pemprov DKI Tetap Beri Subsidi Meski Tarif Transjakarta Naik

Nantinya, jembatan ini akan menghubungkan enam moda transportasi. Mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Commuter Line (KRL), Transjakarta, dan kereta bandara yang dapat diakses melalui Stasiun BNI City. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat menekankan bahwa meski nanti patung tersebut berada dalam lingkaran cincin donat, akan ada tempat khusus serupa anjungan untuk melihat patung Jenderal Sudirman dari dalam pedestrian deck. 

"Masyarakat tetap dapat melihat patung Jenderal Sudirman melalui anjungan di dalam pedestrian deck" tuturnya.  

Adapun, rencana pemindahan patung ini sejatinya telah digagas sejak September 2025 lalu. 

Kala itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan, membuka peluang untuk memindahkan patung Jenderal Sudirman dalam pengembangan kawasan berorientasi transit atau transit-oriented development (TOD) di Dukuh Atas.

Pengembangan integrasi kawasan ini juga berangkat dari bantuan pemerintah Jepang melalui Ministry of Land, Infrastructure, Transport, and Tourism (MLIT) memberikan dana hibah Grant Studi kepada Urban Renaissance (UR) Agency untuk studi kelayakan teknis pedestrian deck Dukuh Atas. 

Studi tersebut mencakup analisis alur pejalan kaki, aspek struktural, dan arsitektural. Kemudian ruang lingkup kerja sama ini juga dengan menggabungkan analisis dari program Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration Phase 3 (JUTPI-3) terkait skema pendanaan dan pengaturan kelembagaan pelaksanaan kawasan integrasi transportasi publik.  

JUTPI-3 merupakan hasil kerja sama Kementerian Koordinator bidang Ekonomi bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) yang berfokus pada peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan yang terkait dengan pengembangan kawasan TOD. 

Sementara terkait pembangunan yang resmi dimulai hari ini, Minggu (21/6/2026), pemerintah berharap dapat rampung pada 2028 mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pesan AHY kepada Praja IPDN: Turun ke Lapangan, Dengarkan Langsung Suara Rakyat
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
PUAN Perkuat Kaderisasi Usai Putusan MK soal Kuota 30% Caleg Perempuan
• 21 jam laludetik.com
thumb
Momen Menkeu Purbaya Pidato di Nankai University, Paparkan 8 Program Presiden Prabowo
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Sambut HUT Jakarta ke-499 Pemprov DKI Gratiskan Ancol, Ragunan, dan Transportasi Umum
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tawuran Berd*rah di Kramat Jati Digagalkan Polisi, Empat Remaja dan Celurit Diamankan Saat Subuh
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.