Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membatalkan rencana pemindahan Patung Jenderal Sudirman seiring pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) Dukuh Atas melalui pembangunan pedestrian deck yang ditargetkan rampung pada 2028.
Menurut Pramono, keputusan mempertahankan posisi patung tersebut diambil untuk mengakhiri polemik di tengah masyarakat terkait penataan kawasan Dukuh Atas.
Advertisement
"Yang paling penting, setelah kami merenungkan berhari-hari, Patung Jenderal Sudirman tetap akan berada di tempat ini. Jadi tidak akan kami geser," kata Pramono di kawasan Dukuh Atas, Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Meski demikian, ia memastikan penataan kawasan akan tetap dilanjutkan dengan mengedepankan aspek estetika, kenyamanan, dan fungsi ruang publik bagi masyarakat.
"Supaya tidak menjadi polemik, tempat ini menjadi lebih baik dan lebih indah," ujarnya.
.jpg)



