JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mengeluarkan pembaruan terkini mengenai perkembangan Siklon Tropis Mekkhala pada Minggu (21/6/2026).
Berdasarkan analisis per 21 Juni 2026 pukul 07.00 WIB, siklon tersebut saat ini terpantau berada di Laut Filipina sebelah utara Papua.
Pihak BMKG memprakirakan dalam 24 jam ke depan, kecepatan angin maksimum dari Siklon Tropis Mekkhala akan mengalami peningkatan intensitas hingga mencapai kategori tiga.
Baca Juga: Update Siklon Tropis Mekkhala: BMKG Prediksi Menguat Jadi Kategori 2 dalam 24 Jam Ke Depan
Saat ini, pergerakan sistem cuaca tersebut dilaporkan mengarah ke barat barat laut.
Menurut data kronologis yang dirilis BMKG, Siklon Tropis Mekkhala ini awalnya berkembang dari Bibit Siklon Tropis 92W.
Bibit siklon tersebut mulai memasuki wilayah pemantauan TCWC Jakarta pada 19 Juni 2026 pukul 19.00 WIB, sebelum akhirnya resmi mencapai intensitas siklon tropis pada 20 Juni 2026 pukul 01.00 WIB.
Dampak Tidak Langsung di Perairan IndonesiaMeskipun pusat siklon berada di luar wilayah Indonesia, BMKG memberikan peringatan dini mengenai dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di Tanah Air.
Baca Juga: BMKG: Siklon Mekkhala Picu Hujan Petir di 4 Kota Hari Ini Minggu 21 Juni
Dampak ini diprakirakan berlaku selama 24 jam ke depan, atau hingga 22 Juni 2026 pukul 07.00 WIB.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- Siklon Tropis Mekkhala
- Bibit Siklon 92W
- cuaca ekstrim
- gelombang tinggi
- Samudra Pasifik utara Maluku





