BI Rate Meningkat, Menteri PKP Pastikan Suku Bunga Rumah Subsidi Tidak Naik

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memastikan bahwa suku bunga untuk rumah subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

Tak hanya itu, Menteri Ara juga memastikan bahwa suku bunga rumah subsidi tetap bertahan di angka lima persen flat dari awal hingga akhir masa angsuran.

BACA JUGA:Kemensos-PKP Cek Langsung Hunian Orangtua Siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur

Hal tersebut disampaikan Menteri Ara usai rapat bersama Danantara Indonesia guna membahas dukungan strategis terhadap Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Ara mengatakan, meskipun terjadi peningkatan BI Rate, pemerintah tetap mempertahankan suku bunga FLPP sebesar 5 persen sehingga masyarakat dapat memperoleh rumah dengan cicilan yang terjangkau.

"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau," tegas Menteri Ara, dikutip Minggu, 21 Juni 2026.

BACA JUGA:334 Huntara untuk Warga Bantaran Rel Senen Siap Huni, Menanti Peresmian Presiden

Menteri PKP juga menegaskan bahwa kebijakan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) FLPP hingga 40 tahun sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto telah dibahas secara intensif dan dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.

"Terima kasih atas dukungan Danantara Pak Rosan dan BP BUMN Pak Dony. Semua masih on the track dan ada beberapa isu yang kita persiapkan soal Meikarta tentunya dan hari Senin saya akan ke BPKP untuk memastikan semua proses berjalan sesuai dengan aturan yang ada," ujar Menteri Maruarar.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun 2026. 

Dari target penyaluran sebanyak 350.000 unit rumah, realisasi hingga saat ini telah mencapai 78.277 unit atau sekitar 22,36 persen dari target tahunan.

Dalam rapat tersebut, para peserta juga membahas pendataan inventaris rumah susun yang dimiliki oleh BUMN sebagai bagian dari upaya optimalisasi aset negara untuk mendukung penyediaan hunian masyarakat. 

Selain itu, Program Gentengisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas rumah masyarakat juga memperoleh dukungan dari sektor perbankan, khususnya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Selain itu juga dibahas perkembangan penyelesaian rumah susun Meikarta. 

Pemerintah bersama Danantara Indonesia membahas sejumlah langkah strategis, mulai dari proses serah terima hibah, percepatan due diligence terhadap legalitas tanah yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Danantara, hingga penentuan BUMN yang akan ditugaskan untuk melaksanakan proyek tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dieng Caldera Race 2026 Diikuti Ribuan Peserta, Perputaran Uang Diperkirakan Tembus Rp 20 M
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Ryan Garner Kalahkan Michael Magnesi dan Rebut Gelar Interim Kelas Bulu WBC
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Catat, Ini Jadwal Terbaru KA Mutiara Timur dan Probowangi
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Hasil Piala Dunia Ekuador vs Curacao: Eloy Room Gagalkan Kemenangan La Tri
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
• 10 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.