Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Yenny Wahid menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung skema anggaran multiyears untuk pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet jangka panjang.
Menurut Yenny, hal itu merupakan bentuk dukungan penuh terhadap penguatan dan pengembangan ekosistem serta pembinaan olahraga nasional jangka panjang.
"Kami mengapresiasi komitmen dan dukungan penuh Bapak Presiden terhadap pelatnas jangka panjang dan kebijakan anggaran multiyears," kata Yenny dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
"Bagi kami di FPTI, keberhasilan tidak lahir secara instan. Prestasi dunia hanya dapat diraih melalui pembinaan yang berkelanjutan, terencana, dan didukung penuh secara konsisten."
Baca juga: Raih emas lead, Putra Tri torehkan sejarah di World Climbing Series
Para atlet kebanggaan Indonesia baru saja mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas di nomor lead pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 di Praha, Ceko beberapa waktu lalu.
Prestasi tersebut merupakan pencapaian yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
"Karena itu, dukungan besar Bapak Presiden terhadap pelatnas jangka panjang adalah sebuah keputusan yang sangat strategis," ujar Yenny.
"Ini bukan hanya investasi untuk satu atau dua kejuaraan, tetapi investasi untuk masa depan olahraga Indonesia."
Sebelumnya, Indonesia telah dikenal sebagai kekuatan dunia di nomor speed dan berkali-kali berdiri di podium tertinggi.
Baca juga: Putra Tri tak mau berpuas diri setelah ukir sejarah panjat tebing
Kini, keberhasilan di nomor lead membuktikan bahwa dengan program yang tepat, pembinaan yang fokus, serta dukungan pemerintah yang kuat, Indonesia mampu berkembang menjadi kekuatan yang lebih lengkap di cabang olahraga panjat tebing.
"Emas dunia di nomor lead yang kami raih di Praha membuktikan bahwa prestasi besar bukanlah hasil kerja sesaat," kata Yenny.
"Dengan pembinaan yang fokus, berkelanjutan, dan didukung penuh oleh negara, Indonesia mampu menciptakan sejarah baru dan terus mengibarkan Merah Putih di panggung dunia."
Yenny merasa yakin dengan pembinaan atlet di pelatnas yang konsisten dan berkesinambungan, prestasi membanggakan akan terus terlahir dan mengukir sejarah untuk negeri.
"Kami percaya, dengan kesinambungan pembinaan, semakin banyak prestasi dunia yang akan lahir dan semakin sering Merah Putih berkibar di panggung internasional di masa depan," ujar Yenny.
Menurut Yenny, hal itu merupakan bentuk dukungan penuh terhadap penguatan dan pengembangan ekosistem serta pembinaan olahraga nasional jangka panjang.
"Kami mengapresiasi komitmen dan dukungan penuh Bapak Presiden terhadap pelatnas jangka panjang dan kebijakan anggaran multiyears," kata Yenny dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
"Bagi kami di FPTI, keberhasilan tidak lahir secara instan. Prestasi dunia hanya dapat diraih melalui pembinaan yang berkelanjutan, terencana, dan didukung penuh secara konsisten."
Baca juga: Raih emas lead, Putra Tri torehkan sejarah di World Climbing Series
Para atlet kebanggaan Indonesia baru saja mencatatkan sejarah dengan meraih medali emas di nomor lead pada Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2026 di Praha, Ceko beberapa waktu lalu.
Prestasi tersebut merupakan pencapaian yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
"Karena itu, dukungan besar Bapak Presiden terhadap pelatnas jangka panjang adalah sebuah keputusan yang sangat strategis," ujar Yenny.
"Ini bukan hanya investasi untuk satu atau dua kejuaraan, tetapi investasi untuk masa depan olahraga Indonesia."
Sebelumnya, Indonesia telah dikenal sebagai kekuatan dunia di nomor speed dan berkali-kali berdiri di podium tertinggi.
Baca juga: Putra Tri tak mau berpuas diri setelah ukir sejarah panjat tebing
Kini, keberhasilan di nomor lead membuktikan bahwa dengan program yang tepat, pembinaan yang fokus, serta dukungan pemerintah yang kuat, Indonesia mampu berkembang menjadi kekuatan yang lebih lengkap di cabang olahraga panjat tebing.
"Emas dunia di nomor lead yang kami raih di Praha membuktikan bahwa prestasi besar bukanlah hasil kerja sesaat," kata Yenny.
"Dengan pembinaan yang fokus, berkelanjutan, dan didukung penuh oleh negara, Indonesia mampu menciptakan sejarah baru dan terus mengibarkan Merah Putih di panggung dunia."
Yenny merasa yakin dengan pembinaan atlet di pelatnas yang konsisten dan berkesinambungan, prestasi membanggakan akan terus terlahir dan mengukir sejarah untuk negeri.
"Kami percaya, dengan kesinambungan pembinaan, semakin banyak prestasi dunia yang akan lahir dan semakin sering Merah Putih berkibar di panggung internasional di masa depan," ujar Yenny.





