GPEI Sulselbar Apresiasi Kepemimpinan AIA di HNSI Sulsel, Siap Perkuat Kolaborasi Dorong Ekspor Perikanan

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Terpilihnya Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulsel periode 2026-2031 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Termasuk pelaku usaha ekspor yang selama ini menjadi bagian penting dalam rantai nilai sektor perikanan daerah.

Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulselbar Arief R. Pabettingi menilai kepemimpinan AIA akan memperkuat sinergi antara nelayan dan dunia usaha dalam mendorong kemajuan sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang ekspor Sulsel.

Menurut Arief, HNSI memiliki peran strategis dalam membina dan memperjuangkan kepentingan nelayan, sementara GPEI berfokus pada penguatan akses pasar ekspor bagi berbagai komoditas unggulan, termasuk hasil perikanan.

“HNSI memang lebih konsen pada sektor perikanan. Karena itu, langkah HNSI dan GPEI Sulselbar sangat seirama. Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah penghasil ikan terbesar di Indonesia dan memiliki potensi ekspor yang sangat besar,” ujar Arief usai Musyawarah Daerah (Musda) III HNSI Sulsel di Hotel Claro pada Sabtu 20 Juni 2026.

Arief menjelaskan bahwa hasil perikanan Sulsel selama ini terus mengalir ke berbagai negara tujuan ekspor, baik melalui jalur udara maupun laut. Produk perikanan segar dikirim melalui penerbangan ke sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, dan Jepang.

Sementara pengiriman melalui jalur laut menjangkau pasar yang lebih luas seperti Jepang, China, negara-negara Eropa hingga Amerika Serikat.

Arief menilai stabilitas ekspor perikanan Sulsel tidak terlepas dari kontribusi para nelayan yang setiap hari melaut untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Karena itu, ia menyambut positif terpilihnya Andi Iwan Darmawan Aras sebagai Ketua DPD HNSI Sulsel. Menurutnya, pengalaman, jaringan, dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki AIA menjadi modal penting untuk membawa organisasi
nelayan tersebut semakin maju.

“Tentunya dengan segala kemampuan dan kelebihan yang dimiliki Pak Andi Iwan Darmawan Aras, kami optimistis HNSI Sulsel akan semakin berkembang dan mampu memperkuat perannya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan,” katanya.

Lebih lanjut, Arief menegaskan GPEI Sulselbar siap memperkuat kolaborasi dengan HNSI Sulsel dalam mendukung pengembangan sektor perikanan dari hulu hingga hilir.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk perikanan Sulsel di pasar global sekaligus memperluas akses pasar bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Mulai dari kesulitan memperoleh BBM bersubsidi, dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem, berkurangnya wilayah tangkap, kerusakan lingkungan laut, hingga keterbatasan akses modal dan pasar.

Selain itu, banyak nelayan tradisional yang masih menghadapi persoalan perlindungan sosial dan ketidakpastian pendapatan, meskipun sektor perikanan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah.

“Kami ingin bersama-sama dengan HNSI mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi nelayan. Kolaborasi antara organisasi nelayan, pelaku usaha, dan pemerintah menjadi kunci untuk memperkuat sektor perikanan nasional,” ujar Arief.

Sebelumnya, Andi Iwan Darmawan Aras resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD HNSI Sulsel periode 2026-2031 dalam Musda III HNSI Sulsel yang berlangsung di Hotel Claro Makassar.

AIA menegaskan komitmennya untuk menjadikan HNSI sebagai wadah perjuangan nelayan yang mampu menghadirkan manfaat nyata, mulai dari perlindungan hukum, pendampingan usaha, peningkatan keselamatan kerja hingga kemudahan akses terhadap berbagai program pemerintah.

Ketua Kadin Sulsel ini juga menekankan pentingnya memperkuat dukungan terhadap sektor perikanan melalui pemanfaatan teknologi, bantuan alat tangkap, perluasan akses pasar, serta penguatan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kesejahteraan nelayan dan daya saing ekspor perikanan Sulsel. (ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ngeri Lansia di Malang Disekap Perampok, Mobil Dibawa Kabur
• 1 jam laludetik.com
thumb
Real Madrid tegaskan tidak sedang dekati Michael Olise
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Kemenhaj: 62 Persen Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air 
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Atasi Pemadaman Listrik di Jawa, Kementerian ESDM Tambah Pasokan Batu Bara Kalori Sedang untuk PLN
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Minggu, 21 Juni 2026
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.