JAKARTA, KOMPAS.com - Empat emak-emak menggerebek rumah SR (51), terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2026).
Pelaku kemudian mencoba melarikan diri ke atap rumah dan berhasil ditangkap warga.
"Empat Emak-emak semua, enggak ada bapak-bapak, bener sepi, Itu perempuan semua karena pas shalat Jumat," ujar Khoiriah (43), satu dari empat emak-emak yang menggerebek rumah SR saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Minggu (21/6/2026).
Baca juga: Viral Ojol Menangis, Dishub Jakarta Kini Tunggu 5 Menit Sebelum Angkut Motor Parkir Liar
Khoiriah mengatakan, penggerebekan bermula ketika dia dan tiga ibu-ibu lainnya curiga dengan gerak-gerik pelaku yang tinggal mengontrak tak jauh dari tempat tinggal korban.
Adapun warga sering melihat SR mengajak korban ke kontrakannya.
Di hari saat SR kembali mengajak korban masuk ke dalam kontrakannya, Khoiriah dan ibu-ibu lainnya langsung mendobrak pintu.
SR kemudian keluar tanpa mengenakan baju dan mencoba untuk melarikan diri keluar halaman yang langsung dihalangi oleh ibu-ibu yang berkumpul.
SR kemudian kembali masuk ke dalam rumah. Sementara ibu-ibu lainnya mencoba menghubungi istri SR agar segera pulang ke rumah.
Namun, ketika istri SR tiba, SR telah menghilang. Adapun korban masih berada di dalam rumah.
Baca juga: Refly Harun Sesalkan Peradi Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Warga mengira SR telah kabur. Warga kemudian mencari pelaku ke tiap sudut rumah dan menemukan bahwa plafon rumah telah dijebol.
Selain naik ke atap rumah, warga sempat mencari pelaku menggunakan drone.
Setelah beramai-ramai dicari, SR akhirnya ditemukan dan ditangkap di atap rumah warga setelah sebelumnya kabur ke kebun.
Warga kemudian menyerahkan SR ke Polres Metro Jakarta Timur
Sementara, Kasat PPA Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Lina Yuliana mengatakan, SR ditangkap usai diduga mencoba mencabuli korban anak di bawah umur.