JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim nasional Cape Verde memilih untuk tetap tenang dan mempertahankan fokus penuh menjelang laga melawan Uruguay dalam lanjutan fase grup H Piala Dunia 2026. Duel Uruguay vs Cape Verde ini akan bertempat di Stadion Miami, Senin (22/6/2026) pukul 05.00 WIB.
Pelatih Cape Verde, Bubista, menegaskan bahwa meskipun ada kegembiraan besar dari para pendukung di berbagai belahan dunia, internal tim tetap memprioritaskan konsentrasi penuh pada pertandingan berikutnya.
"Perayaan lebih banyak terjadi di luar daripada di dalam tim. Hal itu ada di media sosial, di Cape Verde, dan di mana pun warga Cape Verde berada di dunia. Namun, kami tetap fokus. Ada momen-momen yang memuaskan; kami senang dengan hasil imbang melawan Spanyol dan dengan pembuktian bahwa di luar fakta bahwa tidak ada yang mustahil negara kecil dapat bersaing ketat dengan tim-tim besar dan meraih hasil. Kami fokus dan sangat tenang," ujar Bubista dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca Juga: Jelang Lawan Belgia, Pelatih Iran Kritik Pembatasan Perjalanan yang Pangkas Waktu Latihan Tim
"Kami tahu kami harus berkonsentrasi 200 persen. Jelas, ini adalah skuad yang sangat bersatu dengan banyak antusiasme di dalam struktur kami. Kami ingin menikmati momen ini tetapi perayaan lebih banyak terjadi di luar pemusatan latihan kami daripada di dalamnya," kata dia.
Pemain sayap Cape Verde, Garry Rodrigues, juga menambahkan dimensi personal menjelang pertandingan melawan Uruguay, di mana ia akan menghadapi mantan rekan setimnya di Galatasaray, penjaga gawang Fernando Muslera.
"Saya sangat mengenal (Fernando) Muslera. Kami memenangkan dua kejuaraan di Turki bersama-sama dengan Galatasaray. Kami sudah mengetahui reputasinya bersama tim nasional. Ia adalah seorang legenda tetapi ia juga teman yang sangat dekat dengan saya, dan kami selalu mengobrol. Namun, besok, ia sama sekali bukan teman saya. Merupakan kegembiraan besar untuk bermain melawan mereka. Kami harus memanfaatkannya semaksimal mungkin," ujarnya.
Baca Juga: Jelang Lawan Belgia, Pelatih Iran Kritik Pembatasan Perjalanan yang Pangkas Waktu Latihan Tim
Sementara itu, di kubu Uruguay, pelatih kepala Marcelo Bielsa memberikan penjelasan mengenai dinamika performa gelandang andalannya, Federico Valverde, yang penempatannya di posisi sayap kanan pada laga sebelumnya memicu analisis taktis terkait efektivitas sentuhan bola.
"Valverde adalah pemain yang meningkatkan kualitas permainan ketika diberikan ruang, dan mungkin sektor sayap kanan membuatnya kesulitan menerima bola. Hal itu memungkinkan. Namun, terkadang Anda mengatakan ia tidak banyak menyentuh bola, dan di waktu lain, seperti dalam pertandingan melawan City, ia menyentuhnya empat kali dan memenangkan pertandingan karena beberapa sentuhan tersebut," ucapnya.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Desy-Afrianti
Sumber : FIFA
- Bubista
- Pelatih Tanjung Verde
- Tanjung Verde
- Uruguay
- Grup H





