Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Sabtu, 20 Juni 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari cara mengecek BPNT Juni 2026 Rp600 ribu hingga produksi beras RI tertinggi di Asia Tenggara.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. BPNT Juni 2026 Cair Rp600 Ribu, Begini Cara Mudah Mengeceknya
Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) merupakan program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang tengah disalurkan pada tahap II tahun 2026. Program ini ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Jangan Sampai Salah! Ini Cara Cek Desil Kemensos Juni 2026
Masyarakat kerap membicarakan program bantuan sosial (bansos) yang tidak merata, misalnya ada warga yang dianggap layak mendapatkan bansos pemerintah, ternyata tidak terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Produksi Beras RI Tertinggi di Asia Tenggara, Urutan ke-4 Dunia
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengutip data Badan Pangan Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO) mengatakan Indonesia menjadi produsen beras terbesar dengan produksi tertinggi di Asia Tenggara dan menempati peringkat keempat dunia di bawah India, Tiongkok dan Bangladesh pada 2025.
Baca berita selengkapnya di sini.
Baca juga: Popiuler Ekonomi: Dampak Pembatasan Pembelian Dolar AS hingga Transparansi Pasar Modal RI
4. Tahun Ajaran Baru, Warga Ramai Jual Emas untuk Biaya Sekolah Anak
Menjelang dimulainya Tahun Ajaran baru 2026/2027, aktivitas penjualan emas di kawasan Cikini Gold Center, Jakarta Pusat, mengalami peningkatan. Banyak orang tua memilih menjual aset emas untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, mulai dari biaya pendaftaran hingga pembelian perlengkapan sekolah.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Mudah! Begini Cara Cek Penerima PIP Juni 2026
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang melangsungkan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP). Program ini telah menyasar kepada siswa sekolah dari jenjang Taman Kanak-kanak sampai SMA/Sederajat.
Baca berita selengkapnya di sini.




