Gresik (beritajatim.com) – Kepanikan sempat terjadi di sekitar SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, setelah sebuah mobil sedan bernomor polisi DK 1060 ABE tiba-tiba mengeluarkan kepulan asap tebal dari bagian kap mesin sesaat setelah selesai mengisi bahan bakar minyak (BBM), Minggu (21/6/2026).
Kendaraan tersebut diketahui milik M. Hariz Setiawan. Peristiwa bermula ketika Hariz meninggalkan area pengisian BBM. Namun, belum jauh melaju dari lokasi, bagian kap mesin mobil yang dikendarainya mendadak mengeluarkan asap tebal sehingga memicu kepanikan warga dan pengguna jalan di sekitar SPBU.
Menyadari adanya potensi bahaya, Hariz segera menghentikan kendaraannya dan keluar dari mobil. Karena tidak tersedia Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam kendaraan, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.
“Daripada terjadi apa-apa di dalam mobil, saya langsung bergegas meminta bantuan warga lalu diteruskan ke pos pemadam kebakaran,” ujar Hariz.
Informasi kejadian tersebut segera diteruskan ke Pos Pemadam Kebakaran Driyorejo. Mendapat laporan adanya kebakaran kendaraan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Saat tiba di lokasi, personel damkar mendapati api telah berhasil dipadamkan menggunakan APAR milik PT Royal Oriental yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Berkat respons cepat tersebut, kobaran api tidak sempat membesar dan merusak bagian kendaraan secara lebih luas.
Setelah melakukan pemeriksaan dan pendalaman di lapangan, petugas menduga sumber kebakaran berasal dari kebocoran selang bensin yang memicu percikan api di ruang mesin kendaraan.
Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kesigapan warga, pengguna jalan, serta ketersediaan APAR di sekitar lokasi dinilai berperan penting dalam mencegah kebakaran yang lebih besar.
Petugas Damkar Driyorejo kemudian memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Setelah kondisi kendaraan dinyatakan aman, personel membantu proses evakuasi mobil milik korban.
“Usai dipastikan tidak ada lagi titik api dan kondisi kendaraan dinyatakan aman, personel Damkar Driyorejo melakukan perbantuan evakuasi terhadap kendaraan milik korban. Mobil kemudian diderek menuju alamat tempat tinggal pemilik kendaraan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar petugas Damkar Driyorejo, Rizal Sulistyo Nugroho.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas menghimpun data serta keterangan dari korban sebagai bahan laporan kejadian. Selanjutnya, personel kembali ke Pos Damkar Driyorejo untuk melaksanakan tugas siaga. [dny/but]




