BMKG Catat 1.176 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.176 kali gempa susulan sejak gempa besar magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6).

"Dari pemantauan aktivitas kegempaan hingga 21 Juni 2026, tercatat 1.176 kali gempa susulan dengan kekuatan guncangan bervariasi," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu Djati Cipto Kuncoro dihubungi di Palu, Minggu.

Menurut data BMKG, setelah puncak gempa magnitudo 6,7, frekuensi terbesar gempa susulan berada pada magnitudo 5,3 dan frekuensi terkecil 1,4 magnitudo.

BMKG juga memantau sekitar 49 kali gempa susulan dirasakan masyarakat, dengan parameter kedalaman di bawah 10 kilometer.

"Aktivitas gempa susulan tidak menutup kemungkinan masih tetap terjadi. Kami terus melakukan pembaruan perkembangan kegempaan melalui kanal resmi BMKG maupun kanal informasi pemerintah," ujarnya.

Baca Juga

  • Gempa M 4,7 Guncang Sumbar Hari Ini, BMKG Jelaskan Penyebabnya
  • 29 Site BTS Terdampak Gempa Sulteng, 27,59% Berhasil Dipulihkan
  • BNPB Prediksi Gempa Susulan Sulteng Berlanjut hingga Sepekan ke Depan

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik bila terjadi gempa susulan, serta menjauhi bangunan yang sempat rusak setelah diguncang gempa besar.

Selain itu, mitigasi mandiri juga perlu ditingkatkan dalam memperkuat kewaspadaan terhadap situasi buruk, karena dengan mitigasi yang baik dapat meminimalisasi risiko ditimbulkan dari dampak gempa.

"Mitigasi bagian penting dalam menghadapi bencana. Setiap individu harus mampu mengelola diri dalam situasi genting, hal itu dimaksudkan untuk menghindari risiko korban jiwa," tutur Djati.

Data dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi hingga kini jumlah rumah rusak akibat gempa di kabupaten itu mencapai 2.335 unit, terdiri atas 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat.

Kemudian terdapat penambahan total korban dan terdampak sebanyak 8.586 jiwa dari 2.775 Kepala Keluarga (KK) di Sigi dengan rincian 17 korban luka berat, 108 korban luka ringan, serta tiga warga meninggal dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pangkas 1.000 BUMN, Pemerintah Sebut Berhasil Konsolidasikan 258 Perusahaan
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Cek Fakta: Benarkah Listrik Jawa-Bali Akan Padam 3 Hari?
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas Bakal Dibangun, Ditargetkan Rampung 2028
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ajukan 50 Tokoh Jadi Penjamin Penangguhan Penahanan ke Kejari Jaksel
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Bolehkah Debt Collector Tagih Utang ke Kantor? Ini Aturannya
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.