Debarkasi Hasanuddin Makassar Layani Hampir 2.000 Jamaah Haji Lansia hingga Kloter 28

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Debarkasi Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, telah melayani sebanyak 1.949 jamaah haji lanjut usia (lansia) hingga pemulangan Kloter 28 dengan mengedepankan pelayanan khusus untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para jamaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan Ikbal Ismail mengatakan pelayanan terhadap jamaah lansia menjadi salah satu prioritas selama proses pemulangan jamaah haji ke Tanah Air.

"Debarkasi Hasanuddin Makassar terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, termasuk bagi jamaah haji lansia yang hingga kloter 28 tercatat sebanyak 1.949 jamaah lansia," ungkap Ikbal Ismail di Makassar, Minggu.

Kloter 28 yang tiba di Debarkasi Hasanuddin membawa 393 jamaah dan petugas haji asal Provinsi Gorontalo.

"Jumlah tersebut terdiri dari 146 jamaah laki-laki dan 247 jamaah perempuan, semua kembali dengan kondisi yang baik," katanya.

Pelayanan Khusus untuk Jamaah Lansia

Pesawat yang mengangkut Kloter 28 mendarat di Bandara Hasanuddin Makassar pada Minggu sore dan seluruh jamaah diterima dalam kondisi aman.

Petugas debarkasi memberikan perhatian khusus kepada jamaah lansia melalui layanan kesehatan, pendampingan, serta proses kedatangan yang dirancang agar berjalan nyaman dan aman.

Pelayanan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan kemudahan bagi jamaah yang memiliki keterbatasan usia selama proses pemulangan dari Arab Saudi.

Masih Ada 15 Kloter di Tanah Suci

Data Debarkasi Hasanuddin menunjukkan hingga Kloter 28, total jamaah dan petugas yang telah dipulangkan melalui Embarkasi Makassar mencapai 16.728 orang.

Sementara itu, masih terdapat 5.743 jamaah dan petugas yang tergabung dalam 15 kloter dan masih berada di Tanah Suci menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia.

Kloter 28 juga mencatat rentang usia jamaah yang cukup beragam, dengan jamaah termuda atas nama Barraq Akmal Laleno asal Gorontalo berusia 17 tahun.

Sedangkan jamaah tertua dalam kloter tersebut adalah Salim Potutu Tomayahu asal Gorontalo yang berusia 85 tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
In This Economy! Waspada Pinjaman Online Ilegal
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Adopsi Konsep Jepang, Pramono Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Ultimatum Iran: Kesepakatan Final AS–Iran Ditargetkan 60 Hari, atau Sanksi Menanti
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif Pajak 50 Persen untuk Industri Perfilman
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Digugat ke MK, Telkomsel-Indosat-XLSmart Siapkan Kuota Tak Hangus
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.