IIF Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar Mulai Hari Ini, Peringkat AAA

bisnis.com
20 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) memulai proses penawaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok sebanyak-banyaknya Rp500 miliar.

Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan III dengan target penghimpunan dana hingga Rp6 triliun.

Berdasarkan prospektus awal di harian Bisnis Indonesia, masa penawaran awal (bookbuilding) obligasi berlangsung pada 22–25 Juni 2026. Selanjutnya, perseroan menargetkan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 Juni 2026.

Adapun masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Juli 2026. Setelah proses penjatahan pada 6 Juli 2026, obligasi akan didistribusikan secara elektronik pada 8 Juli 2026 dan mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2026.

Jadwal Obligasi Berkelanjutan III IIF Tahap I 2026:

Dalam tahap pertama ini, IIF menawarkan obligasi dalam tiga seri dengan tenor berbeda, yakni Seri A berjangka waktu 370 hari kalender, Seri B berjangka waktu 3 tahun, dan Seri C berjangka waktu 5 tahun. Besaran kupon dan nilai masing-masing seri akan ditetapkan menjelang masa penawaran umum.

Obligasi tersebut memperoleh peringkat AAA(idn) atau Triple A dari PT Fitch Ratings Indonesia. Peringkat tertinggi tersebut mencerminkan kapasitas yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang.

Baca Juga

  • IIF Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Minihidro
  • Berikan Solusi Credit Enhancement, IIF Akselerasi Pembiayaan ke Sektor Minihidro
  • IIF Bersiap Salurkan Pembiayaan hingga Rp1 Triliun untuk Data Center di Cikarang

Perseroan menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan skema full commitment. Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Manajemen IIF menjelaskan seluruh dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai modal kerja untuk pembiayaan proyek-proyek infrastruktur. Pembiayaan tersebut difokuskan pada proyek yang layak secara komersial dengan penerapan aspek sosial dan lingkungan sesuai standar nasional maupun internasional.

Perseroan menyatakan penerbitan obligasi ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pendanaan proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Adapun dana yang diperoleh dari tahap-tahap berikutnya dalam program PUB Obligasi Berkelanjutan III juga akan digunakan untuk mendukung pembiayaan proyek infrastruktur yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.

Detail Obligasi Berkelanjutan III IIF Tahap I Tahun 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Hindari Cuaca Panas, Warga Palestina Penuhi Pantai Kota Gaza
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Klasemen Terbaru MotoGP 2026 Usai Seri Ceko: Bezzechi Masih Kokoh di Puncak
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral Danrem 072/Pamungkas Ribut di Jogja Marathon 2026, Ini Klarifikasi TNI AD
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Gedung dan Mal Wajib Kelola Sampah Mandiri, Pemerintah Targetkan Rampung 2029
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Potret Tabrakan 2 Kereta Penumpang, Makan Korban Jiwa
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.