Video: Nyontek China, Ini Kunci RI Gali Potensi Logam Tanah Jarang

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, CNBC Indonesia- Chairman Indonesia Mining Institute, Irwandy Arif mengatakan pentingnya pengelolaan mineral kritis dan strategi RI termasuk logam tanah jarang dan nikel guna memperkuat ekosistem mineral Tanah Air.

Khusus pengelolaan logam tanah jarang, Indonesia bisa berkaca dari China yang merupakan produsen terbesar dengan 50% cadangan dunia serta menguasai rantai pasok dan pengolahan. Begitu pula dengan Australia yang memiliki efisiensi produksi terbaik di luar China begitu pula dengan Amerika Serikat yang menjadi produsen terbesar ke-2 dunia.

Indonesia sendiri memiliki sumber daya yang besar 136,2 juta ton dalam bentuk bijih dan 118 ribu ton dalam bentuk logam namun cadangan yang siap ditambang masih sangat kecil. Oleh karena itu perlu dikembangkan eksplorasi dan hilirisasi dan pembentukan 2 badan khusus yakni Badan Industri Mineral (BIM) dan Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) maka Indonesia bisa mengembangkan logam tanah jarang.

Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Chairman Indonesia Mining Institute, Irwandy Arif dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 18/05/2026)


Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Besok, Pemprov DKI Jakarta Resmikan Stasiun KRL JIS
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jukir Bantah Parkiran yang Tutupi Setengah Jalan di Cawang Ilegal, Tunjukan KTA dan Surat Tugas
• 8 menit lalukompas.com
thumb
Jangan Panik Dulu! Simak 4 Arti Mimpi Gempa Menurut Psikologis yang Berkaitan dengan Kondisi Emosi
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Perputaran ekonomi Kupang melalui Sunday Market capai Rp6,3 M
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Sepekan Digelar, Pengunjung Jakarta Fair Tembus Lebih dari 1,5 Juta Orang
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.