VIVA – Sebagian penggemar sepak bola tanah air mungkin agak lupa-lupa ingat ketika mendengar nama eks kapten Timnas Indonesia U-19, Nurhidayat Haji Haris.
Sosoknya memang lebih diingat ketika memimpin Timnas Indonesia U-19 ketimbang tim senior. Ia juga pernah juara Piala AFF U-23 beberapa tahun silam.
Namun yang paling terkenang jika membahas Nurhidayat Haji Haris adalah berbagai kontroversi yang menyertainya sebagai pesepakbola.
Salah satunya adalah ketika Nurhidayat Haji Haris ketahuan telat datang latihan saat TC Timnas Indonesia di Dubai untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Pun kariernya yang cenderung pasang surut. Super League, Championship sampai kompetisi di liga Filipina pernah dijajal oleh pemain asal Sulawesi Selatan tersebut.
Lebih jauh, kehidupan percintaan sang pemain bahkan pernah bikin gempar. Saat itu, pernikahannya dengan seorang selebgram tak bertahan lama karena isu orang ketiga.
Lalu, bagaimana kabar Nurhidayat Haji Haris sekarang?- Instagram: Nurhidayat
Lahir di Makassar, 5 April 1999, Nurhidayat mulai menekuni karier sepak bola ketika bergabung dengan tim PON Sulawesi Selatan pada 2015.
Nurhidayat dikenal cukup sering datang dan pergi di klub yang sama. Di Bhayangkara FC, dia main di tiga periode berbeda, begitupula PSM Makassar dengan dua kali.
Namun dari sinilah bakatnya tercium oleh Timnas Indonesia. Tingkatan U-19, U-22, hingga tim senior pernah dia jajal. Ban kapten pun disandangnya.
Prestasi paling mengagumkan dari Nurhidayat Haji Haris ialah saat dia membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF U-23 2019 setelah kandaskan Thailand di partai final.
Puncak karier Nurhidayat bisa dibilang ketika Shin Tae-yong memilinya untuk TC bersama Timnas Indonesia senior jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai.
Kontroversi Nurhidayat Haji Haris- Instagram @nurhidayatnh32
Tapi bukannya memanfaatkan kesempatan yang datang, Nurhidayat malah bikin tindakan konyol selama TC di Dubai. Ia ketahuan terlambat datang latihan.
Shin Tae-yong yang dikenal tegas selama melatih Timnas Indonesia tidak segan memulangkan Nurhidayat tanpa memberinya kesempatan tampil.
Kejadian itu menimbulkan efek domino sampai hari ini. Nurhidayat Haji Haris tidak pernah lagi berseragam Timnas Indonesia sejak kejadian tersebut.





