Indofarma (INAF) Gencarkan Ekspor di Tengah Penyehatan Keuangan dan Restrukturisasi

idxchannel.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pengiriman ke wilayah Asia Selatan ini menjadi pemantik bagi perusahaannya untuk lebih progresif melebarkan sayap ke mancanegara.

Indofarma (INAF) Gencarkan Ekspor di Tengah Penyehatan Keuangan dan Restrukturisasi. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) melebarkan ekspansinya ke pasar Asia Selatan dengan mengekspor lima kontainer produk kesehatan menuju Afghanistan dari fasilitas produksi yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.

Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, menyebut pengiriman ke wilayah Asia Selatan ini menjadi pemantik bagi perusahaannya untuk lebih progresif melebarkan sayap ke mancanegara, membenahi mutu obat-obatan, serta mengokohkan reputasi perusahaan.

Baca Juga:
Setahun Disuspensi, Indofarma (INAF) Kejar Pemulihan Bisnis demi Cegah Delisting

Sahat menuturkan Indofarma tidak akan berhenti menjangkau pasar baru di luar negeri, memperketat kontrol kualitas produk, serta menciptakan kemanfaatan jangka panjang bagi publik, para investor, dan negara.

“Kami meyakini bahwa produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar global,” ujar Sahat dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).

Baca Juga:
Tren Rugi Berakhir, Indofarma (INAF) Optimistis Kejar Pertumbuhan Pendapatan 112 Persen di 2026

Untuk mempercepat proses akselerasi bisnis tersebut, posisi Indofarma sebagai bagian dari Bio Farma Group terus diperkuat melalui kerangka kerja sama lintas holding, konsolidasi, serta peningkatan kapasitas komersial.

Ekspor ini, kata Sahat, juga sebagai bentuk tingginya tingkat penerimaan dan kepercayaan konsumen global terhadap mutu produk farmasi Tanah Air sekaligus kompetensi produsen lokal dalam memenuhi kebutuhan medis dunia.

Baca Juga:
Perkokoh Daya Saing Industri, Indofarma (INAF) Ekspor Lima Kontainer Produk Farmasi ke Afghanistan

Senada, Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi berpendapat bahwa bertahannya aktivitas pengiriman ekspor di kala perseroan sedang melangsungkan proses penyehatan keuangan dan restrukturisasi internal merupakan sinyal kuat ketahanan usaha serta prospek bisnis Indofarma ke depan.

“Selain berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di pasar internasional, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi serta penguatan fundamental Indofarma,” kata Didi.

Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengatakan bahwa pencapaian ekspor ini merupakan cerminan positif dari langkah penataan dan pembenahan yang tengah digulirkan secara berkesinambungan di tubuh grup usaha mereka.

Langkah penetrasi pasar luar negeri ini juga dipandang sebagai tonggak penting bagi entitas induk farmasi tersebut dalam mendongkrak keunggulan kompetitif sektor kesehatan domestik di kancah internasional.

“Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Shadiq.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkes Usul Pasien TB Jadi Penerima Program MBG
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PPIH Jadwalkan Pendorongan Terakhir Jemaah Haji RI dari Makkah ke Madinah Senin Ini
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Video: Emas Terpuruk Tapi Harga Minyak Meroket Efek Panas Selat Hormuz
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hasil Selandia Baru Vs Mesir: The Pharaoh Bangkit dan Bungkam All Whites
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
BPIP Resmi Umumkan 76 Anggota Paskibraka Tingkat Pusat 2026, Ini Daftarnya
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.