Dirut PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Terpaksa Dilakukan

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Melalui Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, ia menyampaikan permintaan maaf terkait rencana pemadaman listrik bergilir di pulau Jawa.

Pemadaman ini terjadi lantaran terjadi gangguan teknis yang dialami oleh dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berskala besar milik swasta atau Independent Power Producer (IPP).

"Pertama-tama, kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," ujar Darmawan melalui unggahan PLN di akun resmi Instagram, dilihat Minggu, 21 Juni 2026.

BACA JUGA:Muncul Rumor Pemadaman Listrik Total 3 Hari di Jawa-Bali, PLN Jawab Faktanya

Darmawan menjelaskan, masalah ini bukan karena terkendala minimnya pasokan batu bara jenis medium yang dibutuhkan PLN untuk PLTU.

Ia mengatakan, PLN telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait pasokan batu bara tingkat kandungan kalori menengah agar segera dipasok demi penyediaan tenaga listrik dapat terus menerangi pulau Jawa.

Langkah ini, Darmawan mengaku telah mendapat dukungan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan dan Direktur Jenderal Minerba mengenai perbaikan yang sedang dilakukan bersama pihak swasta.

"​Dengan alokasi medium rank coal (MRC) atau batu bara dengan tingkat kandungan kalori menengah, PLN akan melakukan perbaikan agar proses penyediaan tenaga listrik bisa berjalan dengan lancar," jelasnya.

BACA JUGA:Bahlil: Pemadaman Listrik Tak Terkait Batu Bara, PLN Diminta Atasi Gangguan Teknis

Darmawan melanjutkan, alokasi batu bara sudah dilakukan sesuai kontrak menyusul adanya permintaan dari pemerintah agar dapat merampungkan masalah yang sedang terjadi.

"​Kami mengapresiasi kepada para pemasok batu bara yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah. Kami juga mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah," jelasnya.

"​Dalam proses ini, kami berkoordinasi dengan tim Direktorat Jenderal Minerba sehingga proses penandatanganan kontrak ini bisa berjalan," tambahnya.

Menurutnya distribusi batu bara jenis medium sudah dialiri untuk PLTU milik PLN maupun PLTU milik swasta IPP sebagai mitra perusahaan milik pemerintah tersebut.

BACA JUGA:5 Motor Listrik Paling Worth It 2026, Cocok untuk Harian hingga Perjalanan Jauh

"Saat ini, proses penyaluran medium rank coal (MRC) mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau PLTU Independent Power Producer (IPP)," imbuhnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tangkap Amin Rais di Rokan Hilir, Kabur usai Bunuh Warga di Dumai
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dilimpahkan, Roy Suryo dan dr Tifa Tiba di Kejari Jaksel
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kalla Logistics Budayakan Keselamatan Melalui Standar Operasional Transporter yang Komprehensif
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Pabrik Sendal di Tangerang Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Serap 2.843 Tenaga Kerja Padat Karya, Warga Jakarta Desil 1-5 Jadi Prioritas
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.