BGN Buka Suara Usai Sonny Sanjaya Sebut 41 Nama soal Dugaan Korupsi MBG

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari merespons 41 nama diduga terlibat korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibeberkan mantan Waka BGN Sony Sanjaya. Dia mempersilakan Kejaksaan Agung (Kejagung) menyelidikinya.

"Silakan disampaikan ke Kejagung dan menjadi bahan penyidikan oleh Kejagung," kata Agustina saat dihubungi, Senin (21/6/2026).

Baca juga: Waka Komisi IX DPR Minta Kejagung Verifikasi 41 Nama yang Disebut Sony Sanjaya

Sebelumnya, Sony diperiksa Kejagung RI sebagai tersangka kasus tata kelola MBG pada Kamis (18/6). Pemeriksaan ini berkaitan dengan pengajuan justice collaborator (JC) yang diajukan Sony dalam perkara ini.

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, menyampaikan, dalam pemeriksaan, Sony kembali diminta penyidik untuk menguraikan 26 nama pihak yang mengajukan titik penentuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Krisna menyebutkan jumlah 26 nama tersebut berkembang menjadi 41 nama.

"Nah, dari 26 nama yang pernah kami sebut, ada satu orang pas dibuka tadi hasil chat-nya, tabelnya itu terisi sekitar, Totalnya 41 nama. Jadi totalnya sekarang bertambah jadi totalnya 41 nama," ujar Krisna kepada wartawan di gedung Jampidsus Kejagung RI.

Ia menjelaskan, penambahan itu berkaitan adanya pihak-pihak yang meminta jatah titik SPPG yang terafiliasi dengan nama-nama sebelumnya. Dari itu, berkembang menjadi 41 nama yang diduga terkait.

"Jadi satu orang itu mempunyai tabel itu, 'Pak, ini punya ini ya, ini punya ini ya, ini ada punya Bupati ini', gitu loh. 'Ini ada punya ini, ada punya ini'. Jadi totalnya keseluruhan nama yang dari kemarin 26 ditambah dengan yang tadi, lalu ada tambahan tiga nama lagi yang disebutkan oleh Pak Soni, jadi totalnya hari ini 41 nama," lanjutnya.

Baca juga: KPK Pastikan Tak Akan Duplikasi Kasus Tata Kelola MBG, Apa Maksudnya?

Dalam kesempatan ini juga, Krisna menyampaikan bahwa nama-nama yang beredar di media sosial (medsos) tak sepenuhnya benar. Dia menyebutkan Sony tidak mendapat keuntungan dari pihak-pihak yang mengajukan titik SPPG.

"Enggak ada. Tadi juga ditanyakan, 'Apa keuntungan Bapak memberikan titik-titik ke mereka?', lalu Pak Soni bilang, 'Keuntungan saya SPPG ini terpenuhi sesuai dengan target', gitu loh," ujarnya.

Sementara mengenai latar belakang nama-nama pihak yang mengajukan titik SPPG itu, Krisna mengatakan rata-rata merupakan kalangan politisi."Dari kalangan politik. Ya pokoknya dari kalangan politik lah," jelas Krisna.

Saksikan Live DetikPagi:

Tonton juga video "Kejagung soal 41 Nama Terkait Korupsi MBG dan Nasib JC Sony Sonjaya"




(dek/knv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
No Filter! Wajah Asli Terduga Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Terbongkar
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Bangka, Pastikan Tepat Sasaran
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Hoaks Puan Maharani Minta Pajak Rakyat Dinaikkan untuk Menekan Utang Pemerintah
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Patung Jenderal Sudirman Dipastikan Tak Jadi Dipindah, Bakal Jadi Ikon Pedestrian Deck Dukuh Atas
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Pria di Cakung Perkosa Anak di Bawah Umur Diduga Sejak 2025
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.