HARIAN.FAJAR.CO.ID, MIAMI—Belgia hanya meraih dua poin dari dua pertandingan pembuka mereka meskipun memasuki turnamen sebagai favorit untuk lolos dari grup.
Pelatih Belgia, Rudi Garcia menyalahkan pemainnya dan menyebut hasil minor itu karena mereka mandul.
“Kami bisa saja menang dengan tiga gol melawan Iran, tetapi kami tidak cukup efisien,” kata Garcia kepada wartawan dikutip dari Reuters usai laga imbang 0-0 melawan Iran hari ini.
“Kami memiliki banyak peluang dan ketika Anda tidak mencetak gol, Anda tidak memenangkan pertandingan,” lanjutnya.
Pria berusia 62 tahun itu mengatakan timnya telah menjalankan rencana permainan mereka sesuai rencana melawan tim Iran yang mereka perkirakan akan bertahan dan mencoba menyerang balik.
“Kami mendominasi, jadi secara taktik dan dalam hal rencana permainan, kami bermain seperti yang kami inginkan. Namun kami boros dan kurang efisien,” katanya.
Tugas Belgia menjadi lebih sulit ketika bek Nathan Ngoy diusir keluar lapangan di pertengahan babak kedua karena menjatuhkan Mehdi Taremi saat penyerang Iran itu menerobos ke gawang.
Garcia menggambarkan pengusiran itu sebagai kesalahan yang dapat dimengerti dari seorang pemain muda dan memuji respons dari seluruh tim, yang terus berupaya untuk meraih kemenangan meskipun bermain selama setengah jam terakhir dengan 10 pemain.
“Bermain 30 menit dengan kekurangan satu pemain sangat sulit di Piala Dunia,” katanya.
Garcia menyebut Beiranvand sebagai alasan utama Belgia gagal meraih tiga poin penuh, menyebut kiper Iran itu sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Dia mengakui awal pertandingan tidak sesuai harapan tetapi bersikeras kualifikasi tetap berada di tangan timnya.
“Terkadang Anda harus menang dan dalam situasi ini kita harus menang,” katanya.
“Jelas, saya berharap bisa memulai dengan lebih baik, tetapi ini bagian dari kehidupan,” lanjutnya.
Belgia akan menghadapi Selandia Baru di Vancouver pada hari Jumat, sementara Iran akan menghadapi Mesir.
“Grup ini tidak lemah. Kita perlu menunjukkan bahwa kita mampu mengalahkan Selandia Baru dan melaju ke babak 32 besar. Pertama, kita perlu beristirahat, memulihkan diri, dan bersiap untuk pertandingan penentu ini,” kata Garcia. (amr)





