JAKARTA, DISWAY.ID - Kebakaran yang melanda pabrik sandal PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, sejak Minggu, 21 Juni 2026 malam belum juga padam hingga Senin, 22 Juni 2026 pagi.
Api terus berkobar sejak Minggu kalam sekitar pukul 22.35 WIB.
BACA JUGA:Masa Depan NU di Era Digital Jadi Fokus Munas dan Konbes 2026
Pabrik itu diketahui merupakan sentra pembuatan sandal dan juga penyimpanan bahan karet. Material yang mudah terbakar membuat petugas pemadam berjibaku memadamkan api yang menyala.
Hingga kini, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan upaya pemadaman karena material yang sulit dipadamkan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan saat petugas tiba di lokasi sejak pukul 22.50 Malam.
Akan tetapi, apo sudah dalam kondisi besar dan telah merambat ke sejumlah bagian bangunan.
"Saat laporan masuk, kondisi api sudah besar dan merambat," ujar Andia dalam keterangan tertulis, Senin.
BACA JUGA:Gibran soal Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Ikuti Saja Proses Hukum yang Ada
Andia menambahkan, kebakaran melanda di tiga area di dalam pabrik yang berisi berbagai material mudah terbakar. Di antaranya penyimpanan sandal hasil produksi, bahan baku karet, hingga cairan kimia produksi.
Kondisi tersebut membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama dibanding kebakaran pada umumnya.
"Dengan karakteristik bahan tersebut memerlukan waktu yang lebih lama dalam proses pemadaman," kata dia.
Total sudah 10 jam api menyala dan petugas berupaya mencegah penyebaran api agar tidak merambat ke area lain.
Selain itu, petugas juga melakukan pendinginan serta pengamanan terhadap tangki dan drum berisi bahan kimia yang berada di sekitar titik kebakaran.
"Penanganan kita fokuskan memutus rambatan, dan pengamanan tangki kimia kapasitas 20.000 liter dan puluhan drum agar tidak terjadi ledakan," kata Andia.
- 1
- 2
- »





