Kabar duka datang dari anggota TNI AU Serda Rangga S dan anggota Polda Maluku Briptu Nanda Tutupoho.
Keduanya meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan seorang pelajar SMP bernama Opy Hanubun (16) yang terseret arus setelah melompat dari tebing di Pantai Nirun Lear Ngursoin, Kecamatan Kei Kecil Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (21/6).
Peristiwa bermula ketika Opy melompat dari tebing pantai ke laut. Tak lama kemudian, ia berteriak meminta pertolongan karena terseret arus dan ombak yang cukup kuat.
Teriakan tersebut didengar oleh Briptu Nanda dan Serda Rangga yang berada di lokasi. Tanpa ragu, keduanya langsung terjun ke laut untuk menolong korban.
Nahas, kuatnya arus dan ombak membuat ketiganya kesulitan mencapai area yang aman. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian turut membantu proses evakuasi.
Opy berhasil dievakuasi lebih dahulu dalam keadaan selamat. Sementara itu, Serda Rangga dan Briptu Nanda sempat terseret arus sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga.
Ketiga korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Danar untuk mendapatkan penanganan medis. Sekitar pukul 15.00 WIT, Serda Rangga dinyatakan meninggal dunia setibanya di puskesmas.
Sementara itu, Briptu Nanda Tutupoho sempat mendapatkan penanganan medis dan dirujuk menggunakan ambulans ke RS Karel Sadsuitubun, Langgur. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Korban Opy Hanubun saat ini masih menjalani perawatan di RS Karel Sadsuitubun, Langgur.
"Kami keluarga besar Polda Maluku menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Briptu Nanda Tutupoho dalam upaya penyelamatan seorang anak yang mengalami musibah tenggelam. Almarhum telah menunjukkan keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang luar biasa kepada masyarakat. Tindakan yang dilakukan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi dan menolong sesama manusia," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, dalam keterangannya, Senin (22/6).
Keberanian Briptu Nanda Tutupoho dan Serda Rangga menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan, pengabdian, dan keberanian tetap hidup dalam setiap tugas yang dijalankan aparat negara.
Polda Maluku bersama jajaran TNI Angkatan Udara turut memberikan penghormatan terakhir kepada kedua almarhum serta mendampingi keluarga yang ditinggalkan.





