jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang buka suara soal sejoli bermesum di Taman Bangetayu, Kecamatan Genuk yang viral mengegerkan jagat maya.
Camat Genuk Pranyoto mengakui kondisi penerangan di Taman Bangetayu kurang.
BACA JUGA: Pisah Ranjang Berujung Tragis, Suami di Semarang Nekat Tusuk Istri di Sekolah Anak
Dia menyayangkan aksi tak senonoh yang dilakukan di ruang publik.
"Ini akan kami cek lagi, nanti akan kami evaluasi pengawasannya di taman karena itu dilakukan di ruang publik," katanya dikonfirmasi, Senin (22/6).
BACA JUGA: MJM 2026 Diikuti 10.200 Pelari, Bank Mandiri Beri Dampak yang Lebih Luas
Menurutnya, kewenangan Taman Bangetayu bersda di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.
Meski demikian, pihaknya akan mengumpulkan tokoh masyarakat setempat untuk membahas sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
BACA JUGA: Begini Isi Chat Mesum Oknum Mahasiswa Unnes kepada Perempuan Driver Jastip, Keterlaluan!
"Kami akan sampaikan ke tokoh masyarakat sekitar, nanti kami akan koordinasikan terkait pengawasan dan keamanan di taman," ujarnya.
Selain itu, tambahan penerangan dilengkapi kamera pengawas atau CCTV akan dipasang di Taman Bangetayu.
"Nanti kami akan ajukan ke dinas terkait penerangan (lampu, red) dan CCTV, agar pengawasan bisa dilakukan 24 jam, termasuk jika ada kejadian serupa serta mencegah adanya tindak kriminalitas," tuturnya.
Untuk diketahui, beredar video sejoli berbuat mesum di Taman Bangetayu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah. Polisi juga turut menyelidiki adegan tak senonoh yang dilakukan pada Kamis (18/6), sekitar pukul 20.45 WIB.
Dalam video amatir yang viral di media sosial, pasangan muda mudi bermesum itu terlihat sang perempuan duduk dipangku laki-laki di bangku taman. (ink/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Wisnu Indra Kusuma




