Singapura: Dua orang pria ditangkap di Singapura pada Jumat lalu atas dugaan mencuri sebuah berlian senilai lebih dari SGD235.000 atau sekitar Rp3,2 miliar dari sebuah toko perhiasan.
Aksi pencurian tersebut dilancarkan pelaku dengan modus menukar berlian asli dengan yang palsu.
Dalam rilis resminya pada Sabtu, 20 Juni 2026, Kepolisian Singapura (SPF) mengatakan bahwa mereka menerima laporan permintaan bantuan pada Jumat sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Pihak kepolisian mendapat informasi bahwa sebutir berlian telah hilang dicuri dari toko perhiasan yang berlokasi di sepanjang Jalan Kreta Ayer.
Dikutip dari Channel News Asia, kedua pelaku yang masing-masing berusia 30 dan 42 tahun tersebut berhasil diringkus di Terminal 3 Bandara Changi dalam waktu kurang dari tiga jam setelah laporan diterima. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa berlian asli yang dicuri telah berhasil ditemukan kembali dan disita sebagai barang bukti.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua pria tersebut awalnya berpura-pura menunjukkan minat untuk membeli berlian saat berada di dalam toko. Ketika sedang memeriksa fisik perhiasan tersebut, para pelaku secara diam-diam menukarnya dengan berlian imitasi.
Setelah melancarkan aksinya, kedua pria itu langsung meninggalkan toko tanpa melakukan transaksi pembelian apa pun, yang kemudian memicu kecurigaan dari pelayan toko. Pihak kepolisian merinci bahwa pelayan toko tersebut langsung melakukan pemeriksaan mandiri dan mendapati bahwa berlian yang asli telah ditukar dengan barang palsu.
Kedua pelaku dijadwalkan akan diajukan ke persidangan pada hari Sabtu atas tuduhan melakukan pencurian di dalam tempat tinggal atau bangunan dengan niat bersama. Jika terbukti bersalah di pengadilan, mereka terancam hukuman penjara maksimal hingga tujuh tahun serta dikenakan denda.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap kejahatan semacam ini dan berkomitmen penuh untuk menindak tegas para pelaku sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Selain itu, SPF juga memberikan imbauan resmi kepada para pemilik toko yang menjual barang-barang mewah agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap pelaku kejahatan dengan modus operandi serupa, serta memperketat pengawasan dari potensi pencurian yang memanfaatkan trik kecepatan tangan. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Pria Singapura Dijatuhi Hukuman usai Siram Lem dan Curi Dompet di Bus




