Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan Kabupaten Gunung Mas (Gumas) masuk dalam zona tengah dalam pengembangan daerah, agar dapat lebih fokus dalam pengembangan berbagai potensi yang dimiliki.
"Potensi yang dimiliki Gunung Mas sangat besar, baik sumber daya alam, pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun kekayaan seni budaya Dayak," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat upacara Hari Jadi ke-24 Gumas di Kuala Kurun, Senin.
Pemprov Kalteng telah membagi wilayahnya menjadi tiga zona, meliputi zona barat, tengah dan timur. Adapun Gunung Mas masuk dalam zona tengah bersama Kapuas, Pulang Pisau, Katingan dan Palangka Raya.
Pemprov memetakan zona tengah ini dengan fokus pengembangan yang meliputi sektor pertanian (food estate), perkebunan seperti kopi dan sawit, pertambangan seperti bauksit dan emas, perikanan air tawar, industri kreatif, industri hasil hutan hingga kebudayaan.
Gubernur berkomitmen mendukung Pemkab Gumas mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki, dalam memacu pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Apabila seluruh potensi dikelola optimal dan berkelanjutan, niscaya kabupaten ini tumbuh semakin maju, berdaya saing dan sejahtera," tegas Agustiar.
Menurutnya dalam kurun waktu 24 tahun berdiri, Gumas telah menunjukkan sejumlah perkembangan positif dan kemajuan pembangunan di berbagai bidang sebagai buah kerja keras seluruh elemen masyarakat.
Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci menyukseskan pembangunan, demi mewujudkan masyarakat Kalteng khususnya Gumas yang sejahtera serta bermartabat di tanah sendiri.
Ia menegaskan, efisiensi bukan berarti mengurangi semangat membangun, melainkan memastikan setiap rupiah uang rakyat benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 kabupaten ini dimulai sejak 15 Juni dan akan ditutup pada 22 Juni 2026 di Stadion Mini Kuala Kurun.
Rangkaian kegiatan meliputi Pesta Pasar Rakyat, Festival Budaya Mihing Manasa, dan berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Gumas dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.
"Ayo kita sama-sama hadiri dan meriahkan malam penutupan bersama Band Hijau Daun, di Stadion Mini Kuala Kurun malam ini," kata Jaya.
Baca juga: Dinkes Gunung Mas perluas jangkauan CKG ke pekerja perusahaan
Baca juga: Program MBG di Kabupaten Gumas jangkau balita
"Potensi yang dimiliki Gunung Mas sangat besar, baik sumber daya alam, pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun kekayaan seni budaya Dayak," kata Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat upacara Hari Jadi ke-24 Gumas di Kuala Kurun, Senin.
Pemprov Kalteng telah membagi wilayahnya menjadi tiga zona, meliputi zona barat, tengah dan timur. Adapun Gunung Mas masuk dalam zona tengah bersama Kapuas, Pulang Pisau, Katingan dan Palangka Raya.
Pemprov memetakan zona tengah ini dengan fokus pengembangan yang meliputi sektor pertanian (food estate), perkebunan seperti kopi dan sawit, pertambangan seperti bauksit dan emas, perikanan air tawar, industri kreatif, industri hasil hutan hingga kebudayaan.
Gubernur berkomitmen mendukung Pemkab Gumas mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki, dalam memacu pembangunan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Apabila seluruh potensi dikelola optimal dan berkelanjutan, niscaya kabupaten ini tumbuh semakin maju, berdaya saing dan sejahtera," tegas Agustiar.
Menurutnya dalam kurun waktu 24 tahun berdiri, Gumas telah menunjukkan sejumlah perkembangan positif dan kemajuan pembangunan di berbagai bidang sebagai buah kerja keras seluruh elemen masyarakat.
Semangat kebersamaan dan gotong royong adalah kunci menyukseskan pembangunan, demi mewujudkan masyarakat Kalteng khususnya Gumas yang sejahtera serta bermartabat di tanah sendiri.
Ia menegaskan, efisiensi bukan berarti mengurangi semangat membangun, melainkan memastikan setiap rupiah uang rakyat benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-24 kabupaten ini dimulai sejak 15 Juni dan akan ditutup pada 22 Juni 2026 di Stadion Mini Kuala Kurun.
Rangkaian kegiatan meliputi Pesta Pasar Rakyat, Festival Budaya Mihing Manasa, dan berbagai kegiatan lainnya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat Gumas dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan.
"Ayo kita sama-sama hadiri dan meriahkan malam penutupan bersama Band Hijau Daun, di Stadion Mini Kuala Kurun malam ini," kata Jaya.
Baca juga: Dinkes Gunung Mas perluas jangkauan CKG ke pekerja perusahaan
Baca juga: Program MBG di Kabupaten Gumas jangkau balita





