Teheran, tvOnenews.com-Iran sebut "tidak akan gentar mempertahankan hak-haknya yang sah," seraya menekankan bahwa dialog dan diplomasi harus diutamakan untuk melindungi kepentingan nasional. Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan dalam rapat kabinet pada Minggu (21/6), Iran bisa memperoleh hak-haknya melalui dialog dan diplomasi, tidak ada alasan bagi negara itu untuk terus berperang.
Pernyataan itu disampaikannya ketika Iran tengah menjalani perundingan dengan Amerika Serikat di Swiss yang dimediasi Pakistan dan Qatar dalam kerangka negosiasi 60 hari untuk mencapai kesepakatan final.
Pezeshkian menyebut persatuan dan solidaritas nasional sebagai capaian terbesar Iran setelah agresi AS dan Israel terhadap negaranya.
Menurut dia, koordinasi dan solidaritas di seluruh lembaga negara berlangsung secara luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya sehingga harus dipertahankan serta terus diperkuat.
Ia mengatakan proses perundingan telah dipaparkan kepada Pemimpin Revolusi Islam Iran, sementara para anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga telah menyampaikan pandangan mereka terkait proses tersebut.
"Perkembangan besar dan luar biasa yang kita saksikan saat ini adalah hasil koordinasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, serta solidaritas di antara bidang politik, eksekutif, militer, keamanan, dan yudisial negara," kata Pezeshkian.(ant)




