Bisnis.com, JAKARTA — Aston Villa yang sukses menjuarai UEFA Europa League musim 2025/2026 dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan Indonesia All Stars pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, tersebut merupakan bagian dari rangkaian tur pramusim mereka di Asia.
Head of Marketing Communication Sound Rhythm, Ahmad Satrio, menyebut ada alasan khusus di balik keputusan Aston Villa memilih Indonesia sebagai lokasi tur pramusim kali ini. Salah satu pertimbangannya adalah ketertarikan pihak klub terhadap atmosfer pertandingan dan antusiasme suporter Indonesia saat di GBK.
"Mereka ternyata melihat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Mereka melihat suporter Indonesia passionate banget, sangat into the game," kata Satrio dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, (22/6/2026).
Karena itu, Aston Villa tertarik untuk merasakan sendiri atmosfer pertandingan ketika bertanding di Indonesia. Walaupun di Inggris mereka juga didukung oleh penggemar fanatik, nuansa dukungan di Indonesia dianggap memiliki karakter yang berbeda.
Sebagai catatan, stadion kandang Aston Villa, Villa Park, memiliki kapasitas sekitar 43.000 penonton. Sementara itu, Stadion Gelora Bung Karno dapat menampung hingga sekitar 77.000 penonton ketika penuh, jauh lebih besar dibandingkan stadion mereka di Inggris.
Baca Juga
- Aston Villa Jalani Tur Pramusim di Indonesia, Bakal Bawa Skuad Inti?
- Ikuti Arahan Mendagri, Pemprov Jabar Siap Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026
Selain itu, Indonesia juga dikenal memiliki basis pendukung Premier League yang sangat besar. Termasuk di dalamnya komunitas penggemar Aston Villa, yakni Villans Indonesia, yang sudah terdaftar sebagai official supporter klub tersebut.
"Mereka juga melihat, oh ternyata fans Premier League di Indonesia juga besar," imbuhnya.
Kemudian, Satrio juga menyebut manajemen klub juga menilai perkembangan talenta pemain Indonesia sudah semakin pesat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan klub asal Inggris tersebut akan membawa tim pencari bakat dalam kunjungan mereka.
Hal itu membuat Aston Villa melihat Indonesia bukan hanya sebagai pasar penonton, tetapi juga sumber talenta pemain. Beberapa di antaranya dinilai layak masuk dalam daftar watch list karena dianggap memiliki kualitas untuk bermain di kompetisi Eropa.
Salah satu anggota Villans Indonesia, Kadya, menyebut kedatangan klub kesayangannya ke Indonesia sebagai sebuah anugerah.
Menurutnya, setelah Aston Villa berhasil finis di peringkat empat Liga Inggris dan kemudian menjuarai UEFA Europa League, kesempatan untuk menyaksikan langsung tim kesayangan di Indonesia menjadi momen yang istimewa bagi para suporter.
Dia berharap tur pramusim Aston Villa ini dapat semakin memperluas memperluas popularitas klub di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Saat ini, komunitas Villans Indonesia tercatat memiliki sekitar 200 anggota resmi. Jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya prestasi Aston Villa.
Tak hanya berasal dari kota besar seperti Jakarta, para pendukung Aston Villa juga disebutnya kini datang dari berbagai daerah lain di Indonesia, mulai dari wilayah Kalimantan hingga Sulawesi.





