Grid.ID - Baru-baru ini, publik digegerkan dengan kabar pria yang sekap wanita di Bandung selama 3 tahun. Bahkan, ayah pelaku disebut sudah menjenguk korban di rumah sakit.Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Bandung. Pasalnya, seorang pria sekap wanita hingga 3 tahun di rumah indekos. Bahkan, kini korban dalam kondisi mengenaskan.Dikutip dari KOMPAS.com pada Senin (22/6/2026), YTR diketahui merupakan warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ia menghilang sejak 3 tahun lalu.Pihak keluarga hanya mengetahui bahwa korban bekerja di Jakarta. Namun, belakangan diketahui korban disekap kekasihnya di Bandung.Selama 3 tahun itu, komunikasi YTR dengan keluarganya terputus. Selama itu pula YTR tak pernah pulang.Namun pada Rabu (10/6/2026) lalu, pihak keluarga mendapatkan pesan singkat mengenai korban yang tengah berada di rumah sakit. Keluarga yang panik pun langsung mendatangi Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.Pihak keluarga terkejut mengetahui kondisi korban yang mengenaskan. Bahkan, YTR sudah mengalami keadaan yang sangat memprihatinkan.Diketahui, penglihatan korban terganggu akibat dianiaya, begitupun dengan kaki dan tangannya. Wajah YTR pun juga lebam dan terdapat sejumlah luka.Tak hanya itu, bibir korban juga sumbing lantaran disebut-sebut digunting oleh pelaku. Dikutip dari TribunnewsBogor pasa Senin (22/6/2026), Melanie, kakak ipar korban mengungkap bahwa saat ini YTR tengah dalam perawatan di rumah sakit. Mengenai kondisinya, Melanie membenarkan bahwa korban mengalami luka serius.Ia juga membenarkan bahwa YTR mengalami kekerasan seksual dari pelaku. Bahkan, pelaku tak segan-segan untuk menganiaya korban apabila permintaannya ditolak."Ada (kekerasan seksual), kalau saya gak mau, disiksa" ungkapnya.
Melanie juga mengungkap bahwa gigi adik iparnya itu rontok lantaran dipukul. Tak hanya itu, kepala korban mengalami infeksi hingga muncul belatung.Dirinya mengungkap bahwa korban sudah berusaha untuk melarikan diri. Namun, karena aksinya diketahui oleh pelaku, korban justru mendapat penganiayaan lagi."Kondisi dia sekarang yang hancur seperti itu adalah bukti bahwa dia selalu berusaha melarikan diri," jelasnya.Tak hanya itu, Melanie mengungkap bahwa pelaku berusaha melukai mata korban agar tidak bisa kabur. Pelaku menggunakan berbagai benda untuk memukul mata korban."Susah mungkin (kabur), entah karena aksesnya mungkin. Dia kan penglihatan, jadi dari awal yang dihancurin penglihatannya," jelasnya."Ditonjok terus, pakai tongkat besi pernah, pakai helm, pakai meja pokoknya apa aja yang bisa dipukulin ke mata," sambungnya.Bahkan, karena luka yang serius, mata YTR bagian kanan sudah tidak bisa diselamatkan. Hal ini tentu membuat keluarga korban turut merasakan kesedihan."Sedikit kemungkinan, sebelah kiri. Yang infeksi berat yang kanan udah tidak tertolong, yang kiri mau diusahain tapi kecil kemungkinannya," jelas Melanie.Mengenai pelaku, ia justru kabur ketika YTR dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan, ayah pelaku sudah mengetahui anaknya sekap wanita dan sudah menjenguk korban.Hal itu diungkap oleh Melanie sendiri. Menurutnya, ayah pelaku terkejut dengan apa yang dilakukan anaknya, pasalnya sang putra sudah lama tidak pulang ke rumah."Ada bapaknya, sudah ke sana. Katanya memang tidak pernah pulang," ungkap dia. (*)