Stasiun JIS Resmi Beroperasi, Tapi Hanya Layani KRL Arah Jakarta Kota

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Rangkaian gerbong KRL Commuter Line tiba di Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (22/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) resmi beroperasi mulai Senin (22/6/2025). Namun, layanan stasiun yang berada di lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok itu masih dilakukan secara bertahap.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia di lokasi, jalur yang saat ini sudah melayani penumpang baru dioperasionalkan satu arah, yakni perjalanan dari Stasiun JIS menuju Ancol dan Jakarta Kota. Sementara itu, layanan dari menuju Tanjung Priok masih belum melayani aktivitas naik dan turun penumpang dari Stasiun JIS.

Baca: Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Pramono: Kado HUT ke-499 Jakarta

Meski demikian, pemerintah memastikan kehadiran stasiun baru tersebut menjadi bagian penting dari upaya memperkuat konektivitas transportasi publik menuju kawasan Jakarta International Stadium dan Jakarta Utara. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, Stasiun JIS merupakan bagian dari jalur 'Pink Line' KRL Commuter Line yang menghubungkan Jakarta Kota dengan Tanjung Priok.


"Stasiun JIS hadir di 'Pink Line' yang kita kenal Lintas KRL Jakarta Kota-Tanjung Priok, tepatnya di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok, membuka akses langsung bagi masyarakat menuju kawasan Jakarta International Stadium," ujar Dudy dalam acara peresmian Stasiun JIS, Jakarta.

Rangkaian gerbong KRL Commuter Line tiba di Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (22/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Foto: Rangkaian gerbong KRL Commuter Line tiba di Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (22/6/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Menurutnya, stasiun tersebut juga terhubung dengan jaringan KRL yang lebih luas melalui Jakarta Kota dan Kampung Bandan sehingga semakin memperkuat integrasi transportasi publik di Jabodetabek.

"Melalui koneksi di Kampung Badan dan Jakarta Kota, stasiun ini juga terhubung ke jaringan KRL yang lebih luas, dan menjadikannya bagian dari ekosistem transportasi publik Jabodetabek yang terintegrasi," katanya.

Dudy juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membangun stasiun tersebut, sebagai bagian dari pengembangan kawasan strategis ibu kota.

"Saya mengapresiasi langkah nyata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membangun stasiun ini sebagai wujud komitmen bersama, dalam menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi dengan kawasan strategis kota," ucap dia.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi contoh sinergi pembangunan transportasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kerja sama antara pemerintah daerah dan kementerian perhubungan menjadi contoh kolaborasi pembangunan transportasi nasional," kata Dudy.

Ke depan, fasilitas Stasiun JIS akan terus disempurnakan mengikuti perkembangan kawasan dan kebutuhan pengguna.

"Fasilitas ini akan terus dikembangkan dan disempurnakan sejalan dengan pertumbuhan kawasan JIS dan kebutuhan masyarakat yang dilayani," ujarnya.

"Pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap tahapnya berjalan dengan standar keselamatan dan pelayanan yang tidak dikompromikan," lanjut dia.

Menurut Dudy, pembangunan stasiun baru merupakan bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

"Setiap stasiun yang terbangun merupakan satu langkah menuju Jakarta yang berkelanjutan, efisien dan nyaman serta mendorong warga Jakarta untuk meninggalkan transportasi pribadi dan beralih ke transportasi publik," ucap dia.

Terkait operasional kereta yang saat ini dijadwalkan hanya sampai pukul 21.30 WIB, Dudy memastikan jam layanan dapat diperpanjang apabila terdapat kegiatan besar di kawasan JIS maupun Ancol.

"Untuk penjadwalan kereta, itu kita akan sesuaikan dengan event yang diselenggarakan oleh pihak pemda maupun pihak Ancol maupun pihak JIS, bagaimana rekan-rekan ketahui kalau ada event-event tertentu kami meng-extend atau memperpanjang jam layanan dari kereta," tuturnya.

"Seperti MRT kalau ada event tertentu, begitu juga kemarin seperti di Java Jazz kita juga meng-extend operasional daripada layanan kereta maupun layanan stasiunnya," ujar Dudy.

Baca: Perdana! Detik-detik KRL Berhenti di Stasiun JIS, Pramono Happy Banget

Karena itu, masyarakat yang menghadiri konser maupun pertandingan sepak bola di JIS tidak perlu khawatir kehabisan layanan transportasi publik saat acara berlangsung hingga malam hari.

"Sesuai dengan ini, (operasional Pink Line saat ini) kita sampai dengan 21.30 WIB, tapi kalau ada event khusus di wilayah ini maka pengoperasiannya akan kita perpanjang," pungkasnya.


(wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Bea Cukai: Penumpukan Kontainer Akibat Akumulasi Masalah Hulu-Hilir

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMPS Bekasi Nilai Skema Bantuan Pemprov Jabar Belum Tutup Biaya Operasional Sekolah Swasta
• 11 menit lalukompas.com
thumb
Legislator Yogyakarta, Wamensos Bahas DTSEN
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kadin Surabaya Sebut Gangguan Listrik Dampaknya Besar ke UMKM dan Dunia Usaha
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kadin Indonesia Respons Keluhan Investor China soal Regulasi Tambang Nikel
• 9 jam lalumatamata.com
thumb
HUT ke-499 Jakarta: Naik MRT, Transjakarta, dan LRT Jakarta Cuma Rp1
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.