Hiu Tutul Terdampar Lagi di Pantai Cilacap, Penyebabnya Diselidiki

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Cilacap: Seekor hiu tutul atau hiu paus (Rhincodon typus) terdampar di kawasan Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin pagi, 22 Juni 2026. Mamalia laut itu sempat ditemukan dalam kondisi hidup, namun akhirnya mati satu jam kemudian.

"Sekitar pukul 06.30 WIB saya mendapat telepon dari warga Desa Bunton yang melaporkan adanya hiu tutul terdampar di Pantai Cemara Sewu," kata Pegiat Konservasi Laut Kabupaten Cilacap, Jumawan, Senin, 22 Juni 2026.

Sebelumnya, kata Jumawan, baru menyelesaikan patroli rutin di sepanjang pesisir dari Pantai Jetis hingga Pantai Sodong dan bersiaga di Pantai Srandil sejak pukul 06.00 WIB. Setelah menerima laporan, ia segera menuju lokasi.

"Ketika saya sampai, mulutnya masih terbuka dan insangnya masih bergerak. Namun sekitar satu jam kemudian hiu tersebut mati," ujar dia,

Baca Juga :

Tim Gabungan Selidiki Kematian 2 Hiu Paus Terdampar di Pantai Cilacap
Saat ini bangkai hiu tutul telah ditangani oleh pihak terkait. Tim dari instansi berwenang bersama tenaga kedokteran hewan telah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematian satwa tersebut.

"Ukuran hiu cukup besar, panjangnya diperkirakan lima sampai enam meter dan beratnya sekitar 1,2 ton," kata Jumawan.

Selain itu, petugas juga menemukan tanda berupa luka lama atau bekas parasit pada bagian kepala hiu. Terkait penyebab hiu tutul itu terdampar, Jumawan menduga satwa tersebut terlalu mendekati bibir pantai saat mencari makan, sehingga kesulitan kembali ke perairan yang lebih dalam.

Seekor Hiu Paus terdampar di Pantai Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/HO-Sealife Indonesia

Namun, ia juga tidak menutup kemungkinan adanya pengaruh aktivitas manusia di laut. Salah satu dugaan adalah penggunaan lampu berintensitas tinggi oleh nelayan pencari benur pada malam hari yang berpotensi mengganggu navigasi hiu.

"Dugaannya, hiu terlalu ke pinggir saat mencari makan. Ada juga kemungkinan cahaya terang dari aktivitas nelayan pencari benur membuat hiu kehilangan arah," jelas dia.

Hingga kini, penyebab pasti terdamparnya hiu tutul tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak terkait. Sebelumnya, pada bulan Mei 2026, tercatat ada dua ekor hiu tutul yang mati setelah ditemukan terdampar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PKB soal Sikap PDIP: di Sistem Kita Tak Kenal Oposisi dan Partai Penyeimbang
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Mendagri dorong pemerintah daerah dukung pembangunan perumahan subsidi
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Tanjung Verde Jaga Asa ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Usai Imbangi Uruguay 2-2
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Zulhas: Sekolah Bagus Gak Usah Dapat MBG
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ruben Onsu Kesal Dibuntuti Giorgio Antonio: Anda Sudah Merusak Momen Saya Bersama Anak
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.