JAKARTA, DISWAY.ID - Profil dan riwayat karier Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN yang didesak mundur imbas pemadaman listrik di Jawa.
Pemadaman listrik di sebagian wilayah pulau Jawa, termasuk Jakarta terjadi sepanjang 8-19 Juni 2026.
Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan terdapat gangguan teknis terhadap dua pembakit besar di Pulau Jawa yang dioperasikan dua pembangkit independent power producer dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa.
"Kami atas nama PT PLN Persero ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pamadaman bergilir," kata Darmawan dalam jumpa pers pada Jumat, 19 Juni 2026 malam.
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan pemadaman listrik di sebagian wilayah di Pulau Jawa dipicu pasokan batu bara medium yang berkurang.
BACA JUGA:Jadwal Pemadaman Listrik di Bandung dan Purwokerto Hari ini 22 Juni 2026
Keterbatasan pasokan batu bara tersebut membuat sejumlah pembakit tidak bisa menghasilkan listrik secara optimal.
Meski begitu, Darmawan memastikan sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai pulih.
"Sistem kelistrikan di Pulau Jawa berangsur-angsur membaik. Pasokan energi primer yang sesuai spesifikasi yang dibutuhkan oleh pembangkit telah berjalan dengan lancar," kata Darmawan dalam keterangan tertulis pada Senin, 22 Juni 2026.
Pemadaman bergilir di Pulau Jawa memicu reaksi dari masyarakat. Imbasnya, Darmawan Prasodjo didesak untuk mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PLN.
Profil Darmawan Prasodjo Dirut PLNDarmawan Prasodjo telah menjabat sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) selama lima tahun.
BACA JUGA:Dirut PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Terpaksa Dilakukan
Sosoknya yang akrab disapa Darmo lahir di Magelang, 19 Oktober 1970.
Ia adalah anak dari (alm) Brigadir Jenderal TNI (Hor) Purn Drs. Sadja Moeljoredjo dan Ibu Sudarti Sadja.
Darmo dikenal sebagai pria yang ambisius yang haus akan ilmu.
- 1
- 2
- 3
- »





