Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun Disiapkan Pemerintah di Semester II-2026, Termasuk Diskon Tarif Transportasi

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah akan paket stimulus ekonomi untuk semester II-2026 dengan total anggaran Rp 26,34 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut stimulus itu antara lain yakni insentif transportasi sekitar Rp2,04 triliun, serta stimulus magang dan vokasi sekitar Rp6,26 triliun.

"Serta bantuan pangan sebesar Rp18,04 triliun,” kata Airlangga dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Salah satu stimulus yang diberikan pemerintah adalah penetapan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final royalti sebesar 1,5 persen bagi penulis, serta insentif diskon transportasi selama periode libur sekolah dan Natal Tahun Baru (Nataru).

Dalam hal ini, pemerintah memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30 persen pada 22 Desember 2026-4 Januari 2027, diskon tarif dasar kapal sebesar 30 persen pada 17 Desember 2026-10 Januari 2027, serta pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP pada 22 Desember 2026-10 Januari 2027.

Kemudian, pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30 persen pada 20 Juni-5 Juli 2026, diskon tarif dasar kapal 30 persen pada 20 Juni-15 Agustus 2026, serta pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP selama libur sekolah 20 Juni-5 Juli 2026.

Selain itu, pemerintah memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi.

Selanjutnya, insentif PPN DTP 100 persen juga kembali diterapkan untuk tiket pesawat kelas ekonomi. Lalu ada pula sejumlah stimulus di sektor industri, antara lain pembebasan bea masuk impor LPG untuk industri petrokimia, serta tarif bea masuk 0 persen untuk impor suku cadang pesawat.

Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah melanjutkan program magang dan vokasi. Kemudian di sektor perlindungan sosial, pemerintah menyalurkan bantuan pangan selama tiga bulan kepada 33,24 juta penerima.

Pemerintah juga melanjutkan program stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui subsidi beras sebesar Rp 2.000 per kilogram (kg), dengan kuota 250 ribu ton. (VIVA/rpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Kolom Abu Membumbung 600 Meter di Atas Puncak
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Industri Otomotif Terguncang, Dua Raksasa Jepang Bakal Pindah ke Vietnam
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tahap II Roy Suryo–Dr Tifa: Dari RS Polri Menuju Kejaksaan, Kasus Masuk Fase Pelimpahan
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Skate Day 2026 jaring atlet Porprov dan PON dari Kaltara
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Pengacara Kritik Polisi karena Umumkan Akan Tangkap Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.