HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar wisuda periode Juni 2026 dengan total 2.189 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan. Prosesi yang berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, ini menjadi momen penting dalam menandai keberhasilan para mahasiswa sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menegaskan bahwa Unhas terus mengintensifkan pemantauan penyelesaian studi sebagai bagian dari strategi meningkatkan jumlah lulusan tepat waktu. Langkah ini juga bertujuan menurunkan mahasiswa yang melampaui masa studi standar, yang berpengaruh pada Angka Efisiensi Edukasi (AEE) sebagai salah satu Indikator Kinerja Utama dalam program Diktisaintek Berdampak.
“Sejalan dengan upaya tersebut, Unhas terus memperkuat tata kelola akademik melalui sistem pemantauan berbasis data, penerapan early warning system bagi mahasiswa berisiko, serta pendampingan akademik yang lebih intensif oleh dosen dan program studi. Hingga Juni 2026, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat waktu berhasil ditekan sebesar 55 persen,” jelas Prof Ruslin.
Pada Triwulan II 2026, AEE Unhas tercatat sebesar 22,08 persen secara keseluruhan. Untuk jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan, capaian rata-rata mencapai 30,76 persen dengan Fakultas Farmasi mencatat capaian tertinggi sebesar 87,86 persen. Jenjang Magister memiliki rata-rata AEE sebesar 28,94 persen, dengan Fakultas Ilmu Budaya sebagai yang tertinggi di 29,78 persen. Sementara itu, jenjang Doktor mencapai 23,42 persen dengan Fakultas Peternakan meraih capaian tertinggi sebesar 79,74 persen.
Lebih lanjut, Prof Ruslin menegaskan bahwa berbagai strategi ini menegaskan komitmen Unhas untuk menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang lebih responsif, efisien, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa.
Profil Wisudawan dan Prestasi AkademikJumlah wisudawan periode Juni 2026 terdiri dari 964 orang Program Sarjana, 877 Program Profesi, 207 Program Magister, 73 Program Doktor, 61 Program Spesialis, dan 7 Program Subspesialis. Dari segi IPK dan lama studi, rata-rata wisudawan Program Sarjana meraih IPK 3,72 dengan masa studi 4 tahun 2 bulan, sedangkan Program Magister rata-rata IPK 3,94 dengan masa studi 2 tahun 4 bulan, dan Program Doktor IPK 3,96 dengan masa studi 4 tahun.
Lulusan terbaik pada Program Sarjana bidang Eksakta memiliki IPK 3,99 dengan masa studi 3 tahun 8 bulan, sedangkan non-Eksakta meraih IPK 3,98 dengan masa studi yang sama. Program Magister terbaik meraih IPK sempurna 4,00 dalam waktu 1 tahun 3 bulan, dan Program Doktor terbaik mencapai IPK 3,98 dengan masa studi 2 tahun 3 bulan.
Jumlah Wisudawan per FakultasFakultas Kedokteran menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 319 orang, diikuti Fakultas Teknik (Profesi insinyur offline) sebanyak 306 orang, Fakultas Keperawatan 221 orang, dan Fakultas MIPA 100 orang. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mewisuda 130 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 120 orang, serta Fakultas Hukum 117 orang.
Seluruh rangkaian prosesi wisuda sesi pertama pada Senin (22/06) berjalan lancar dan khidmat dengan 1.051 wisudawan, sementara sesi kedua pada Selasa (23/06) diikuti oleh 1.138 wisudawan. (*/)





