Bach Group (BACH) Bakal Go Public, Bisnis Utama Jual-Sewa Genset Industri

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

PT Bach Multi Global Tbk mengumumkan rencananya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten BACH.

PT Bach Multi Global Tbk mengumumkan rencananya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten BACH. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bach Multi Global Tbk mengumumkan rencananya untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten BACH. Perusahaan ini memiliki kegiatan bisnis utama berupa penjualan dan penyewaan genset untuk industri.

Dalam prospektus IPO yang diterbitkan Senin (22/6/2026), Bach menawarkan 615 juta saham yang dikeluarkan dari portepel kepada masyarakat. Jumlah itu mewakili 15,06 persen dari total modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Baca Juga:
RS Jakarta Eye Center (JECX) Bakal IPO, Lepas 15 Persen Saham ke Publik

Perseroan menetapkan harga penawaran awal antara Rp400-Rp500 per saham, sehingga dana IPO yang berpotensi diraih berada di kisaran Rp246-Rp307,5 miliar.

Dana IPO tersebut akan dipakai untuk membayar utang dan membeli genset. Rinciannya Rp91 miliar untuk melunasi sebagian pokok utang kepada PT Bank Permata Tbk dan Rp213,5 miliar untuk membeli genset untuk dijual atau disewakan.

Baca Juga:
Esa Medika (EMMI) Gelar IPO, Siap Lepas 30 Persen Saham ke Publik

Dana ratusan miliar rupiah itu untuk membeli tiga unit genset dengan ukuran daya 9-1.400 kVa (Rp100,8 miliar), 5,1-1.260 kVa (Rp17,4 miliar), dan 135-2.500 kVa (Rp119 miliar). Pembelian genset tersebut sebagian sudah dibayar melalui uang muka, sehingga dana IPO akan dipakai untuk melunasi sisa tagihan.

Dalam bidang penjualan serta penyewaan genset, Bach adalah agen tunggal merek genset Himoinsa di Indonesia. Selain itu, perseroan juga memasarkan berbagai merek genset seperti Austin Power System dengan berbagai mesin seperti Cummins, Perkins, APC, Yanmar, Doosan, Mitsubishi, dan Kubota.

Di samping berbisnis genset, Bach juga memiliki anak usaha, PT Bach Multi Infrastruktur (BNMI) yang fokus pada bidang konstruksi infrastruktur telekomunikasi. Secara teknis, BMI membangun Base Transceiver Station (BTS) hingga melakukan kolokasi hingga pembongkaran tower.

Dalam IPO ini, Bach menunjuk Erdikha Elit Sekuritas (AO) sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter) tunggal. Perusahaan tersebut menjamin dengan kesanggupan penuh (full commitment) untuk IPO BACH.

Proses penawaran awal saham (book building) berlangsung pada 22-24 Juni, sedangkan masa penawaran umum (offering) akan dilakukan pada 1-3 Juli. Dengan demikian, saham BACH akan dicatatkan di BEI pada 7 Juli.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Damkarmat Makassar Catat 75 Rumah Ludes Terbakar, Warga Diimbau Waspada Instalasi Listrik
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Asisten I Lutra Baharuddin Nurdin Tutup Usia
• 5 jam laluharianfajar
thumb
China Masukkan Puluhan Perusahaan AS ke Daftar Hitam Ekspor-Impor
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Mendagri Ajak Gubernur Se-Tanah Papua Kompak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
• 10 jam laludetik.com
thumb
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Mencapai 1.000 Meter di Atas Puncak
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.