Tak Cuma Cetak Gol, Lamine Yamal Hancurkan Rekor Messi dan Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

VIVA –  Nama Lamine Yamal kembali menjadi perhatian dunia setelah penampilan terbarunya bersama Timnas Spanyol di ajang Piala Dunia. Pemain muda Barcelona itu bukan hanya berkontribusi dalam kemenangan timnya, tetapi juga mencatatkan namanya dalam buku sejarah sepak bola dunia.

Gol yang ia lesakkan ke gawang Arab Saudi menjadi sorotan utama. Bukan semata karena pentingnya gol tersebut bagi La Roja, melainkan karena usia sang pemain saat mencetaknya yang masih sangat muda. Yamal tercatat berusia 18 tahun 343 hari ketika mencetak gol, yang membuatnya langsung masuk dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia dan menempati posisi kedelapan dalam kategori tersebut.

Baca Juga :
Kata Mohamed Salah Usai Mesir Akhirnya Menang di Piala Dunia Setelah 92 Tahun
Bukan Sekadar Hiasan, Ini Fakta Mengejutkan di Balik Berbagai Lencana Jersey Piala Dunia 2026

Catatan itu sekaligus menghadirkan fakta menarik lainnya. Yamal berhasil melampaui rekor milik Lionel Messi, yang sebelumnya mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada usia 18 tahun 357 hari saat edisi 2006. Selisih 14 hari tersebut cukup untuk menempatkan nama Yamal di atas salah satu ikon terbesar sepak bola modern dalam catatan usia pencetak gol di turnamen tersebut.

Ttidak berhenti di situ. Ia juga tercatat sebagai salah satu pemain remaja yang berhasil mencetak gol pembuka pertandingan di Piala Dunia, sebuah pencapaian yang sangat jarang terjadi. Sebelum dirinya, nama legendaris Pele menjadi satu-satunya pemain yang mampu melakukan hal serupa saat Piala Dunia 1958 ketika masih berusia 17 tahun.

Lebih jauh, Spanyol kini mencatat rekor unik di level Piala Dunia. La Roja menjadi negara pertama yang memiliki dua pemain berbeda yang sama-sama mencetak gol di usia 18 tahun atau lebih muda dalam dua edisi turnamen yang berbeda. Sebelumnya, Gavi lebih dulu melakukannya saat Piala Dunia 2022 ketika membobol gawang Kosta Rika pada usia 18 tahun 110 hari.

Kehadiran Gavi dan Yamal menegaskan arah baru permainan Spanyol yang tengah bertransformasi dengan generasi muda sebagai tulang punggung. Gavi dikenal dengan kontrol dan ketenangannya di lini tengah, sementara Yamal menghadirkan ancaman dari sisi sayap dengan dribel cepat, kreativitas, dan insting menyerang yang terus berkembang.

Kontribusi Yamal juga terlihat dari konsistensinya bersama tim nasional. Spanyol tercatat tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan ketika ia menjadi starter, dengan rincian 15 kemenangan dan 6 hasil imbang. Dalam periode tersebut, La Roja mencetak 60 gol, dan Yamal terlibat langsung dalam 16 di antaranya melalui 5 gol dan 11 assist.

Baca Juga :
Lagi Heboh Piala Dunia, Klub Lionel Messi Beri Kabar Transfer yang Menggemparkan
Piala Dunia Jadi Panggung Terakhir Messi, Ke Mana Langkah Sang Legenda Selanjutnya?
Pantaskah Kylian Mbappe Disebut GOAT Piala Dunia?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Posisi Abu-Abu PDIP dan Kegelisahan PKB-Golkar
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemerintah Kaji Peningkatan Distribusi Minyakita Lewat BUMN Pangan hingga di Atas 50 Persen
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Kualitas SDM Dinilai Faktor Penentu Daya Saing Bangsa di Tengah Transisi Energi
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Piala Dunia 2026: Cara Live Streaming Prancis vs Irak Gratis
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Sekawan Limo 2: Gunung Klawih Nyaris 2 Juta Penonton, Warkop DKI: ViRaLiN dOoOong..!! Ngos-ngosan ke 500 Ribu
• 9 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.