jpnn.com, JAKARTA - Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto merespons fenomena mati lampu bergilir di Pulau Jawa yang mempengaruhi perekonomian tanah air.
Airlangga menyadari fenomena mati lampu bergilir di Pulau Jawa yang sudah berlangsung sepekan berpengaruh kepada perekonomian tanah air.
BACA JUGA: Bambang Haryadi: Lambannya Persetujuan RKAB di Kementerian ESDM Mengganggu Pasokan Batu Bara, Picu Pemadaman Listrik
Dia menyatakan sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menangani permasalahan tersebut.
Airlangga juga menegaskan sudah membahas permasalahan tersebut dengan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
BACA JUGA: Bahlil Bilang Pasokan Batu Bara Aman, tetapi Pemadaman Listrik Bergilir Sampai Kapan?
Namun, dia tidak membeberkan secara detail mengenai pembahasan dengan Bahlil dan perusahaan listrik terbesar tanah air tersebut.
Airlangga hanya mengungkapkan permasalahan tersebut akan diselesaikan pada bulan ini.
BACA JUGA: Menko Airlangga Dorong Penguatan Ekosistem Olahraga Nasional Lewat PB Wushu Indonesia
"Kami sudah minta kemarin PLN, kami sudah rapatkan dengan Menteri ESDM. Harapannya Juni ini bisa diselesaikan," kata Adia di kantornya, Senin (22/6).
Sebelumnya diberitakan, PLN membenarkan terjadi pemadaman listrik di Pulau Jawa akibat kendala operasional.
Kondisi tersebut berimbas pada operasional masyarakat dan industri yang daerahnya mengalami pemadaman.
PLN telah merespons masalah tersebut dan berjanji mempercepat pemulihan dua unit pembangkit besar yang saat ini mengalami kendala.
PLN juga berjanji mempercepat proses komersial dan logistik untuk memperkuat pasokan energi primer, khususnya batu bara kalori menengah atau Medium Rank Coal (MRC) yang digunakan sejumlah pembangkit strategis. (rom/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Menko Airlangga Dorong Penguatan Hubungan RI-Finlandia, Pacu Dukungan Aksesi OECD
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Romaida Uswatun Hasanah



