PYONGYANG, KOMPAS.TV - Warga Korea Utara dilaporkan bisa mengikuti kabar Piala Dunia 2026 di siaran TV pemerintah.
Namun, terkait kiprah negara yang dianggap musuh Korea Utara seperti Korea Selatan, Amerika Serikat (AS), dan Jepang, kabar tersebut dikecualikan.
Dikutip dari Yonhap, Senin (22/6/2026), TV Pemerintah Korea Utara (KCTV), menayangkan siaran empat hingga enam menit tentang hasil laga di fase grup Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Adik Kim Jong-Un Murka G7 Serukan Denuklirisasi Korea Utara: Mereka Mengundang Bencana
Siaran tersebut kerap ditampilkan di akihir siaran berita malam harian dari Senin hingga Kamis. Tapi, pertandingan Korea Selatan, AS, dan Jepang tak ditampilkan.
Meski begitu, Pyongyang tetap menayangkan cuplikan yang menunjukkan papan iklan di pinggir lapangan untuk perusahaan Korea Selatan dan AS seperti Hyundai Motor Co., The Coca-Cola Company, dan McDonalds.
Korea Utara di masa lalu sering mengaburkan gambar yang terkait Korea Selatan dan AS dalam siaran acara olahraga besar,
Itu termasuk papan iklan perusahaan dari kedua negara dan bendera nasional Korea Selatan.
Penyiar Korea Utara memasukkan adegan-adegan penting dari pertandingan Piala Dunia 2026 dalam liputannya. Namun, itu menimbulkan kecurigaan Korea Utara menayangkan cuplikan Piala Dunia 2026 tanpa izin.
Baca Juga: Link Live Streaming Prancis Vs Irak di Piala Dunia 2026, Mulai Selasa Pagi Jam 04.00 WIB
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- piala dunia 2026
- korea utara
- korea selatan
- tv pemerintah
- jepang
- amerika serikat





