Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Baru Padam Setelah 21 Jam

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Kebakaran yang melanda kawasan pabrik sandal karet PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Cipondoh, Kota Tangerang, baru padam setelah petugas berjibaku selama sekitar 21 jam.

Kepala Bidang Kedarucdratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia S Rahman mengatakan, api dinyatakan padam total pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Sudah, sudah alhamdulillah. Jam 19.30 sudah total," ujat Andia saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (23/6/2026).

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang: Ledakan Keras Terdengar, Api Merambat Cepat

Setelah api padam, tidak ada lagi petugas yang berjaga di lokasi. Seluruh personel kembali ke pos masing-masing untuk bersiaga menghadapi potensi kejadian lainnya.

Pemadaman membutuhkan waktu lama karena besarnya kebakaran yang terjadi di kawasan industri tersebut.

BPBD Kota Tangerang menerima informasi kebakaran lanjutan pada Senin pukul 22.31 WIB.

Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi bersama puluhan personel dari Damkar Kota Tangerang.

Selain petugas pemadam, penanganan juga melibatkan personel Koramil, Dinas Kesehatan, relawan, dan armada tangki air dari Dinas Pertamanan Kota Tangerang.

Meski berlangsung hampir sehari penuh, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sejumlah petugas sempat mengalami kelelahan saat proses pemadaman berlangsung. Namun, kondisi mereka tidak sampai memerlukan perawatan lebih lanjut.

"Itu hanya kelelahan aja. Biasa kalau teman-teman anggota pasti mengalami kelelahan," kata dia.

Baca juga: Momen Pekerja Pabrik Sandal Ikut Padamkan Kebakaran Tempat Kerjanya di Tangerang

Menurut dia, beberapa petugas juga mengalami luka ringan saat bertugas di area kebakaran.

"Luka-luka kecil aja. Lecet-lecet wajar itu, namanya seng segala macam di situ kan banyak benda-benda tajam," ujar dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. BPBD menyerahkan proses penyelidikan kepada pada kepolisian.

"Saya enggak bisa jawab. Nanti itu mungkin dari ranahnya pihak kepolisian," ucap dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karate dan Judo Polres Tuban Borong Juara di Piala Kapolda Jatim 2026
• 11 jam laluberitajatim.com
thumb
2 Pemuda Bobol TK di Ubud, Gasak Uang Pendaftaran Murid Baru Rp20 Juta
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
5 Serangkai BEM FH UBK dan BEM FEB yang Mengaku Terima Uang Suap Sebelum Aksi di Istana Bakal Dapat Nilai E
• 2 jam laludisway.id
thumb
500 Peserta Meriahkan Ajang Balap Sepeda Internasional di Belitung | KOMPAS SIANG
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Didit Temui Jokowi, Mensesneg Sebut Murni Silaturahmi
• 8 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.