Perdamaian dan Stimulus Ekonomi, Sanggupkah Bangkitkan Rupiah-IHSG?

cnbcindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)
  • Pasar keuangan Indonesia kompak tertekan pada awal pekan, IHSG anjlok hampir 1%, rupiah kembali melemah, sementara yield SBN 10 tahun turun.
  • Wall Street ditutup beragam
  •  Pasar keuangan hari ini akan mencermati rilis uang beredar BI, keputusan suku bunga China yang kembali ditahan, serta arah insentif pemerintah di semester II-2026. 

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia kompak tertekan pada awal perdagangan pekan ini, Senin (22/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hampir 1%, sementara rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan bergerak volatil pada hari ini, Selasa (23/6/2026). Selengkapnya mengenai sentimen pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

IHSG mengawali perdagangan pekan ini di zona merah meski sejumlah sentimen pasar mulai membaik. Pada penutupan perdagangan sesi kedua Senin (22/6/2026), IHSG anjlok 0,98% atau turun 60,45 poin ke level 6.116,69.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang 6.052,94 hingga 6.226,72.


(evw/evw) Add as a preferred
source on Google

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demi Piala Dunia 2026, Rice Rela Tahan Cedera di Arsenal
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Eks PPK Kasus Suap DJKA Divonis 7 Tahun 6 Bulan Penjara, Lebih Berat dari Tuntutan KPK
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Naikkan Alokasi KUR Perumahan Jadi Rp50 Triliun
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Hari Ini Selasa 23 Juni, Cek Wilayah yang Terdampak
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Ganti Strategi Tarif, Ini Negara yang Bisa Kalah & Menang di Pertarungan
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.