VIVA –YTR, korban penyekapan dan dugaan penyiksaan oleh kekasihnya sendiri di Bandung, kembali menceritakan pengalaman pahit yang dialaminya selama tiga tahun terakhir.
Dalam pengakuannya yang direkam oleh tim YouTube Denny Sumargo baru-baru ini, YTR mengaku kerap menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh Taufik Hidayat. Ia mengatakan, pelaku awalnya memukul bagian mata, kemudian telinga, hingga akhirnya menyerang kakinya. Selain itu, YTR juga mengaku dipaksa oleh pelaku untuk menggunakan tato.
"Aku sering dipukul sih, pertama mata dulu yang dipukul terus telinga terus kaki. Terus dipaksa untuk pakai tato sama dia," dikutip dari tayangan YouTube Denny Sumargo, Selasa 23 Juni 2026.
Tak hanya itu saja, YTR juga mengaku hanya diberi makan sehari sekali. TH juga dengan tega menyuruh YTR untuk tidur di kamar mandi.
"Terus kalau makan sehari cuma satu kali. Itu juga kalau aku suka makan sendiri terus sisanya disuruh tiduran di kamar mandi," cerita YTR.
YTR juga mengungkap bahwa gangguan penglihatan yang dialaminya akibat kekerasan dari TH berdampak besar pada aktivitas sehari-hari.
Lantaran kesulitan melihat, ia mengaku tidak dapat menjalani kegiatan dasar secara normal, termasuk saat hendak ke kamar mandi. Bahkan, untuk buang air besar, YTR terpaksa menggunakan popok yang dibelikan oleh pelaku.
"Karena kan aku nggak bisa liat jadi mau mandi gimana gitu kan. Paling kalau sehari-hari kayak BAB gitu pakai pampers dia suka beliin gitu kan," kata dia.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, YTR juga menyampaikan harapan agar pelaku bisa segera ditemukan dan ditindak hukum. Dia berharap pihak kepolisian bisa memberikan hukuman berat berupa hukuman mati kepada pelaku atas Tindakan yang dilakukannya selama tiga tahun terakhir.
"Aku pengen pelakunya ketemu. Minimal dihukum matilah biar tau gimana rasanya aku gitu kan," kata dia.
Kondisi Korban Lebih Baik
YTR mengaku kondisinya mulai membaik setelah kembali bertemu dengan kedua orang tuanya usai mengalami penyekapan dan dugaan kekerasan selama tiga tahun.
"Alhamdulillah sekarang sudah menjadi lebih baik lagi sejak ketemu orang tua dan masih di rumah sakit juga," kata dia.





