Insentif Motor Listrik Ditunda Gegara Ini

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemerintah mengumumkan bahwa  menunda implementasi penyaluran insentif untuk pembelian sepeda motor listrik. Evauasi mendalam akan dilakukan selama satu bulan ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penundaan dilakukan karena skema insentif masih dalam tahap kajian. Program bantuan fiskal tersebut sebelumnya direncanakan mulai berlaku pada Juni 2026.

Baca Juga :
Pemerintah Guyur Stimulus Ekonomi Rp 26,34 Triliun di Semester II-2026, Simak Rinciannya
Purbaya Heran Lembaga Pemeringkat Global Kerap Soroti Pengelolaan Defisit APBN RI

“Insentif sepeda motor listrik kemarin dikaji lagi, tambahan satu bulan,” kata Airlangga di Jakarta, dikutip Selasa, 23 Juni 2026.

Airlangga menjelaskan alasan penundaan karena pemerintah saat ini masih perlu membahas mekanisme pelaksanaan program tersebut dengan matang sebelum resmi diluncurkan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk kendaraan listrik yang ditargetkan mencakup masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan sepeda motor listrik pada tahun ini.

Untuk sepeda motor listrik, pemerintah memperkirakan nilai insentif sebesar Rp5 juta per unit. Namun, besaran dan skema final bantuan tersebut masih akan diumumkan lebih lanjut setelah pembahasan dengan kementerian dan lembaga terkait selesai.

Dirinya juga berpendapat insentif kendaraan listrik diberikan untuk menekan impor bahan bakar minyak (BBM) di tengah harga minyak global yang diperkirakan masih tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Adapun program insentif kendaraan listrik menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendorong percepatan adopsi kendaraan ramah lingkungan. (Ant)

Baca Juga :
Anggaran Transfer ke Daerah Bisa Naik ke Rp 90 Triliun, Purbaya Ungkap Pertimbangannya
Kejagung Tunggu Sikap BGN soal Nasib 21.801 Motor Listrik MBG, Penyegelan Gudang Rampung Hari Ini
Motor Listrik Mulai Jadi Incaran Maling

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Perkuat Kemitraan Industri dengan Rusia dan Eurasia melalui INNOPROM 2026
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Peluang Pencabutan Interim Freeze MSCI Terbuka, RI Diprediksi Tetap di Emerging Market
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Toyota bZ4X Touring Terdaftar di Indonesia, NJKB Rp 800 Jutaan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hanya Jepang dan Iran yang Belum Terkalahkan, Begini Nasib Wakil Asia di Piala Dunia 2026 ‎
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemendagri Minta Pemda Intervensi Lapangan, Tekan Kenaikan IPH Komoditas Pangan
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.