REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku marah dengan insiden penganiayaan terhadap seorang Wanita, Yuvita Tri Rezeki (29 tahun). Penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya itu menyebabkan korban buta dan cacat
KDM, sapaan akrab sang gubernur, menggelar sayembara untuk masyarakat yaitu menangkap Taufik Hidayat pelaku penganiayaan. Bagi yang bisa menangkap pelaku akan dapat Rp 250 juta.
Baca Juga
Galeri 24 Korting Emas Rp22 Ribu per Gram saat HUT DKI di Jakarta Fair
KDM Gelar Sayembara, Masyarakat Temukan DPO Taufik Hidayat Berhadiah Rp 250 Juta
Dapat Karangan Bunga HUT ke-499 Jakarta Berwarna Hitam dari KDM, Begini Respons Pemprov DKI
"Saya memberikan hadiah Rp 250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segara ditemukan dan segera ditangkap. Terima kasih kepada jajaran Polda Jabar mari kita bersama terus menangkap Taufik Hidayat si biadab ini dan kepada warga mari kita bersama mencarinya," kata dia.
KDM menyampaikan ada peristiwa biadab yang tejadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap dianiaya dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting sampai ia tidak tega melihatnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Seluruh tubuhnya melepuh dan rusak," ucap dia dikutip dari laman instagramnya, Selasa (23/6/2026).
"Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya," kata dia menambahkan.
Di tengah proses penyelidikan itu, Dedi memberi ruang bagi warga di mana pun berada untuk berpartisipasi mencari pelaku. Ia menegaskan siapa yang dapat menemukan pelaku, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya akan diberikan hadiah.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)