Perusahaan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Rans Entertainment Indonesia, bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Perseroan dijadwalkan mencatatkan saham dengan kode RANS.
Mengutip web resmi e-IPO, perseroan akan menawarkan sebanyak 2,52 miliar saham. Dalam penawaran perdana ini, RANS menetapkan kisaran harga saham sebesar Rp 135 - Rp 170 per saham. Masa penawaran awal (bookbuilding) berlangsung pada 23 Juni 2026 - 25 Juni 2026.
Apabila seluruh saham terserap, perseroan berpotensi menghimpun dana segar hingga Rp 429,25 miliar. Perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter) dalam aksi pencatatan saham di bursa tersebut.
RANS adalah perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan, pengelolaan hak kekayaan intelektual atau intellectual property (IP), serta perusahaan induk (holding company). Perseroan mengelola berbagai bisnis yang terintegrasi dalam ekosistem media, hiburan, IP, penyelenggaraan acara dan sejumlah usaha pendukung melalui entitas anak maupun investasi strategis.
Model bisnis perusahaan dikembangkan sebagai platform hiburan berbasis IP dan distribusi audiens. Melalui pendekatan tersebut, setiap lini usaha saling terhubung dan mendukung satu sama lain dalam menciptakan nilai ekonomi bagi grup usaha.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada 2018. Awalnya RANS berkantor pusat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Namun sejak Februari 2025, perusahaan berkedudukan di RANS Office Building, kawasan BSD City, Tangerang Selatan, yang menjadi pusat operasional berbagai unit bisnis di bawah naungan RANS Entertainment.
Sebelumnya, BEI memberi petunjuk mengenai calon emiten yang akan melantai melalui IPO dalam waktu dekat. Perusahaan itu disebut akan menghimpun dana hingga tiga kali lipat dari PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang telah lebih dulu IPO pada April lalu dengan nilai Rp 302 miliar.
Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan kisi-kisi perusahaan yang akan IPO. Perusahaan itu menurut Nyoman salah satunya bergerak di bidang entertainment dan memiliki kebun binatang.
“Itu yang relatif paling besar dari sisi proceed yang entertainment itu, tapi kalau kami bandingkan proceed-nya yang ini 3 kali lipat,” ucap Nyoman di Gedung BEI, Selasa (19/5).
Dia menjelaskan, perusahaan entertainment yang dimaksud bukan bergerak di bidang production house (PH). Menurutnya, bisnis perusahaan yang akan IPO lebih ke sektor hiburan yang bisa dinikmati langsung oleh masyarakat.
Ia menyebut perusahaan itu memiliki fasilitas seperti kebun binatang yang juga memiliki unsur edukasi bagi anak-anak. Ia mengatakan model bisnisnya berbeda dengan PH yang bergerak di bidang produksi.
Menurut Nyoman, memang ada perusahaan production house yang berniat IPO, tetapi tidak sebesar perusahaan entertainment yang dimaksud. Sementara salah satu grup hiburan yang diketahui memiliki bisnis kebun binatang adalah milik Raffi Ahmad yaitu BN Zoo di Bangka Belitung dan proyek RANS Carnaval City Zoo di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.




